Redaksi
Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 14:59

Krisis Beruntun PSM Makassar: Usai Ditinggal Bernardo Tavares, FIFA Jatuhkan Sanksi Larangan Transfer Tiga Periode

Krisis Beruntun PSM Makassar: Usai Ditinggal Bernardo Tavares, FIFA Jatuhkan Sanksi Larangan Transfer Tiga Periode

Meskipun FIFA tidak merinci penyebab spesifik sanksi terbaru tersebut, daftar resmi menjelaskan bahwa klub-klub yang masuk dalam ban list umumnya terlibat dalam sengketa keuangan atau pelanggaran regulasi administratif.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Nasib buruk tengah menaungi PSM Makassar, klub sepak bola tertua di Indonesia yang berdiri sejak 2 November 1915. Setelah ditinggal pelatih utamanya, Bernardo Tavares, kini tim berjuluk Juku Eja itu kembali diterpa kabar mengejutkan: FIFA menjatuhkan sanksi larangan mendaftarkan pemain baru selama tiga periode transfer.

Larangan tersebut tercantum dalam FIFA Registration Ban List yang dirilis di laman resmi FIFA.com, dan mulai berlaku sejak 8 Oktober 2025. Dengan keputusan ini, PSM Makassar untuk sementara waktu tidak dapat merekrut atau mendaftarkan pemain baru, baik dari dalam maupun luar negeri.

Sanksi ini bukan yang pertama bagi PSM Makassar. Dalam dua tahun terakhir, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu sudah tiga kali masuk daftar larangan FIFA.

Meskipun FIFA tidak merinci penyebab spesifik sanksi terbaru tersebut, daftar resmi menjelaskan bahwa klub-klub yang masuk dalam ban list umumnya terlibat dalam sengketa keuangan atau pelanggaran regulasi administratif.

Dalam keterangan resminya, FIFA menyebut:

“Daftar Larangan Pendaftaran FIFA adalah sumber daya penting bagi komunitas sepakbola global, yang merinci klub-klub yang sementara dilarang mendaftarkan pemain baru karena perselisihan keuangan atau pelanggaran peraturan.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#PSM Makassar