Isu Rp2 Miliar untuk Helikopter Dibantah, Pemprov Sulsel Siap Tempuh Jalur Hukum
02 April 2026 16:47
Transportasi publik merupakan kunci utama menekan konsumsi BBM. Negara-negara yang membatasi penggunaan BBM dengan berbagai kebijakan adalah negara yang transportasi umumnya buruk.
JAKARTA, BUKAMATANEWS - Pemerintah meluncurkan paket kebijakan strategis dalam rangka mitigasi risiko dan antisipasi dinamika global. Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Hamka B Kady, mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubdisi atau nonsubsidi pada 1 April 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional. Hamka berharap masyarakat tetap tenang dan tidak panik dalam pembelian BBM yang menimbulkan antrian panjang di berbagai SPBU.
"Pada situasi geopolitik yang memicu krisis dan lonjakan harga energi yang terasa di sejumlah negara, Presiden Prabowo Subianto justru tidak menaikkan harga BBM nasional. Ini keputusan yang tidak mudah. Kami sangat apresiasi itu," kata Hamka, Kamis, 2 April 2026.
Selain itu, ia juga mengapresiasi kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang terus melakukan kajian secara berkala terhadap perkembangan harga energi global guna memastikan kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Di sisi lain, lanjut Hamka, Bahlil juga melakukan langkah konkret untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam melalui peningkatan nilai tambah di dalam negeri serta pengurangan ketergantungan pada impor energi.
"Indonesia sudah menemukan sumber minyak mentah baru selain dari Timur Tengah. Sehingga bisa dikatakan stok BBM dalam negeri dalam kondisi yang sangat aman," tutur Hamka.
Terdapat Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional sebagai langkah adaptif dan preventif untuk memperkuat daya tahan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Salah satu kebijakan utama yang ditempuh adalah penerapan transformasi budaya kerja nasional, termasuk skema kerja fleksibel seperti Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara serta imbauan serupa bagi sektor swasta, dengan tetap memperhatikan karakteristik masing-masing sektor.
Untuk menekan konsumsi BBM nasional, pemerintah pun menerapkan work from home (WFH) satu hari dalam seminggu atau pada hari Jumat mulai 1 April bagi aparatur sipil negara, pekerja swasta.
Selain itu, pemerintah juga mendorong efisiensi mobilitas, penggunaan transportasi publik, serta penghematan energi baik di lingkungan pemerintahan, dunia usaha, maupun masyarakat.
"Salah satu yang menjadi atensi adalah minimya pembenahan transportasi publik di sejumlah daerah, khususnya di wilayah perkotaan," ucapnya.
Menurut Hamka B Kady, transportasi publik merupakan kunci utama menekan konsumsi BBM.
"Negara-negara yang membatasi penggunaan BBM dengan berbagai kebijakan adalah negara yang transportasi umumnya buruk," tutur Hamka B Kady.
Sedangkan negara dengan transportasi umumnya baik, kebijakan tarif BBM menyesuaikan atau mengatur cadangan BBM.
"Oleh karena itu, saya mendorong pemerintah pusat dalam hal ini Kemenhub untuk membenahi transportasi umum yang tujuannya untuk meningkatkan minat penggunaan angkutan umum, serta untuk memberikan kemudahan mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan. Hal ini menjadi salah satu solusi untuk menekan konsumsi BBM," jelas Anggota Badan Anggaran DPR RI itu.
Misalnya saja Jepang yang fokus pada membentuk budaya masyarakat yang gemar menggunakan transportasi publik yang berkontribusi dalam menekan konsumsi BBM.
Jepang juga getol menggenjot efisiensi teknologi. Jepang dikenal sebagai pelopor kendaraan hemat energi, termasuk mobil hybrid. Standar efisiensi bahan bakar yang ketat membuat produsen otomotif terus berinovasi. Selain itu, budaya
Hal serupa juga dilakukan pemerintah Korea Selatan yang mengembangkan transportasi publik modern dan terintegrasi. Sistem kereta bawah tanah (subway), bus cepat (BRT), dan kereta antarkota menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, khususnya di kota besar seperti Seoul.
Dengan layanan yang nyaman, tepat waktu, dan terjangkau, masyarakat lebih memilih transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi, sehingga konsumsi BBM dapat ditekan. (*)
02 April 2026 16:47
02 April 2026 16:03
02 April 2026 15:15
02 April 2026 14:22
02 April 2026 11:56
02 April 2026 09:30
02 April 2026 11:10
02 April 2026 11:25