GOWA, BUKAMATA - Sebuah video razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Gowa viral. Seorang oknum Satpol PP Pemkab Gowa, terlihat memukul seorang wanita pemilik kafe bernama Riyana yang tengah hamil 9 bulan. Juga menampar suami pemilik kafe itu yang bernama Ivan (24).
Kejadiannya, Rabu malam, 14 Juli 2021. Sekira pukul 20.40 Wita. Sebelum kejadian, oknum Satpol PP Gowa itu sempat masuk ke dalam warkop bersama rombongan.
Dalam video yang viral, tampak Ivan yang awalnya kesal karena para petugas PPKM masuk bergerombol ke dalam rumahnya. Padahal dia sendiri sudah tutup karena ada PPKM.
Baca Juga :
Ivan saat itu sedang live Facebook, karena sedang melakukan endorse produk. "Melarang keramaian, tapi lihat tadi banyak sekali keramaian ya. Masuk ke rumah tapi keramaiannya luar biasa," ujar Ivan saat live.
Rombongan sempat keluar. Lalu masuk lagi. Oknum petugas Satpol PP yang di nametagnya tertulis "Dhani R", sempat menanyakan izin kafe itu.
"Kafe atau apa ini Pak, rumah? Ada izinnya? Saya Satpol! Saya punya kewenangan," ujar oknum Satpol PP Gowa itu kepada Ivan.
"Ini kafe sekaligus rumah pak," ujar Ivan dalam video itu.
"Mana izinnya, ada izinnya. Saya punya kewenangan. Tadi kau bilang saya tidak punya kewenangan. Saya punya kewenangan. Saya Satpol," ujar oknum tersebut sambil mendekati istri Ivan yang duduk di sofa.
"Saya tidak pernah permasalahkan kewenangan. Tadi kan yang dipersoalkan pakaian saya," ujar istri Ivan.
"Surat izinnya mana?" ujar oknum Satpol PP Gowa bersikukuh meminta surat izin kafe.
"Saya sudah izin kok sama di kantor desa sebelah," jawab istri Ivan.
Jawaban istri Ivan tampak memicu emosi oknum Satpol PP. "Eh, bicara baik-baik ya," ujarnya sambil menunjuk istri Ivan.
Melihat itu, Ivan tampak melerai dengan menarik lengan oknum Satpol PP itu. "Santai Pak, orang lagi hamil Pak, santai Pak," ujar Ivan sambil terus merekam.
Oknum Satpol PP Gowa itu lalu berbalik kepada Ivan. Dia terlihat menampar Ivan. "Astagfirullahal adzim," teriak Ivan berkali-kali.
Melihat suaminya dipukul, istri Ivan tampak berusaha melawan dengan melemparkan tempat sampah bulat ke oknum Satpol PP itu. Hal tersebut memicu emosi sang oknum Satpol PP. Dia lalu memukul istri Ivan. Dalam video, tampak dua kali oknum tersebut melayangkan pukulan ke arah wajah istri Ivan yang tengah hamil 9 bulan.
"Astaghfirullah Pak, lihat Pak, dia memukul Pak," teriak Ivan kepada seorang anggota Satpol PP lainnya untuk melerai oknum yang melakukan pemukulan.
Pada akhirnya, oknum Satpol PP Gowa yang melakukan pemukulan itu dilerai dan dibawa menjauh dari lokasi keributan.
Ivan dan istrinya langsung melaporkan aksi pemukulan itu ke polisi berbekal visum. "Sudah visum dua-duanya," ujar Ivan yang ditemui saat melapor ke Polres Gowa, Kamis (15/7/2021) dini hari.
"Pokoknya pelaku itu betul-betul harus ditangkap, karena istriku betul-betul syok berat sampai masuk rumah sakit, pingsan," ujar Ivan.
Sementara itu, Pjs Sekda Kabupaten Gowa Kamsinah memberikan klarifikasi. Dia mengatakan, pada Rabu malam (14/7/2021) itu, petugas sedang melakukan razia di Kafe Ivan, Jalan Poros Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Petugas memberitahu ke pemilik kafe untuk menutup kafenya, lantaran sudah melebihi batas waktu PPKM Darurat. Namun, pemilik kafe kata Kamsinah, marah. Petugas yang terpancing emosi pun turut marah. Tampak, pemilik kafe seorang wanita melempar tong sampah besi ke arah petugas. Dia juga mengumpat petugas yang sedang melakukan razia.
"Jadi kami sampai di lokasi, mendengar musik kencang. Ini hari keenam PPKM. Kami tadi masuk, kami sampaikan agar musiknya dikecilkan atau dimatikan saja," ungkap Kamsinah, Kamis (15/7/2021).
Teguran itu yang kemudian berbuntut insiden pemukulan, yang videonya kemudian viral dan berujung pada laporan dugaan penganiayaan di Mapolres Gowa.