KPK Tetapkan Delapan Tersangka, OTT Dugaan Korupsi Pengurusan HGB Summarecon
15 September 2026 21:35
Polisi sudah mengidentifikasi video tarung bebas di Makassar. Lokasinya di Jl Ince Nurdin. Penonton dipunguti bayaran Rp10 ribu. Petarung membayar Rp50 ribu. Jika menang, mereka mendapat Rp1,5 juta.
MAKASSAR, BUKAMATA - Polisi sudah mengidentifikasi pertarungan bebas di Makassar, yang videonya viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan mengatakan, pertarungan bebas ini terorganisir. Ada panitianya.
Lokasinya lanjut dia, berada di Jl Ince Nurdin, Makassar. Bagi yang hendak menyaksikan langsung perkelahian jalanan itu, dikenakan tarif Rp10 ribu. Sedangkan bagi petarung dikenakan Rp50 ribu. Bagi yang menang, hadiahnya Rp1,5 juta.
Ajang tarung bebas ini lanjut Kombes Zulpan, ditengarai mulai digelar pada awal Agustus 2021. "Hasil penyelidikan kita itu sudah dimulai awal bulan ini," katanya.

Ditreskrimum Polda Sulsel kata Kombes Zulpan, akan menindaki pihak yang mengorganisir tarung bebas tersebut. Pasalnya, itu adalah kegiatan ilegal dan sangat berbahaya. Sebab, bisa berakibat fatal kepada peserta.
"Kami sedang mengumpulkan keterangan-keterangan yang lain untuk bisa memanggil kemudian memproses (pidana) kepada panitia yang melakukan kegiatan ini," tegasnya.
Tarung bebas ini viral setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Diedarkan instagram @makassarstreet_fight. Dalam video itu, tampak dua orang bertarung dengan tanpa alat pelindung. Juga tanpa alas kaki. Arenanya di atas batako. Digelar secara terbuka. Tampak penonton mengelilingi pertarung.
Lalu, di tengah, ada seorang memegang bendera merah, mengenakan jaket dan berpenutup wajah. Kedua petarung bersalaman. Lalu bendera merah itu diayunkan sebagai aba-aba, kedua petarung pun saling serang layaknya ajang UFC.
Terdengar sorak-sorai dan tepuk tangan para penonton. Terlihat pula tak ada tanda-tanda pertarungan dihentikan sebelum ada peserta yang menyerah.
"Mundur... mundur... bilang (ngomong) kalau mengalah nah," kata seorang pria dalam video itu.
"Lanjut... lanjut... terus... terus," teriak penonton.
Video ini lantas membuat polisi turun tangan. Pasalnya, dianggap meresahkan dan berbahaya.
15 September 2026 21:35
15 September 2026 21:03
15 September 2026 20:58
15 September 2026 20:42
15 September 2026 06:56
15 September 2026 06:22
15 September 2026 06:26
15 September 2026 10:53
15 September 2026 18:34