Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 15 September 2026 20:58

Kapolres Selayar, AKBP Didid Imawan, meninjau pembangunan sumur bor di Kecamatan Bontomatene, Selasa, 15 September 2026.
Kapolres Selayar, AKBP Didid Imawan, meninjau pembangunan sumur bor di Kecamatan Bontomatene, Selasa, 15 September 2026.

Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang, Polres Selayar Bangun Dua Sumur Bor

Keberadaan sumur bor tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

SELAYAR, BUKAMATANEWS - Polres Selayar membangun dua sumur bor untuk membantu warga menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang. Proses pembangunan sumur bor di Kecamatan Bontomatene ini bahkan diawasi langsung oleh Kapolres Selayar, AKBP Didid Imawan.

Kapolres turun langsung meninjau pembangunan sumur bor ini, Selasa, 15 September 2026. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di tengah kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang.

Didampingi sejumlah pejabat utama Polres Kepulauan Selayar, Kapolres terlebih dahulu meninjau pembangunan sumur bor di Dusun Tonjo, Desa Kayu Bauk. Saat peninjauan, proses pengeboran telah mencapai kedalaman sekitar 90 meter dan masih terus dikerjakan.

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Dusun Kalaroi, Desa Tamalanrea. Di lokasi tersebut, Kapolres meninjau sumur bor yang telah mencapai kedalaman sekitar 98 meter dan memasuki tahap penambahan pipa untuk mendukung distribusi air kepada masyarakat.

Pembangunan kedua sumur bor tersebut merupakan hasil kerja sama Polres Kepulauan Selayar dengan Pemerintah Kecamatan Bontomatene serta Pemerintah Desa Kayu Bauk dan Desa Tamalanrea. Program ini juga merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Sulsel kepada jajaran untuk mengambil langkah konkret dalam membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air bersih selama musim kemarau.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, mengatakan, keberadaan sumur bor tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

"Kami berharap pembangunan sumur ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Ini merupakan langkah konkret Polres Kepulauan Selayar bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk memastikan ketersediaan air bersih di tengah kemarau yang panjang," ujar AKBP Didid Imawan.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan sumur bor di wilayah Kepulauan Selayar memiliki tantangan tersendiri. Kondisi geografis daerah yang merupakan wilayah kepulauan dengan karakteristik lapisan tanah dan batuan yang beragam membuat proses pengeboran tidak selalu berjalan cepat.

Sejumlah lapisan batu keras, batu dasar maupun batu kapur yang cukup tebal dapat memperlambat proses pengeboran hingga mencapai sumber air yang diharapkan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Polres Selayar #AKBP Didid Imawan #Pembangunan sumur bor #Kemarau panjang #Krisis air bersih