Pelempar Bom Molotov ke Pos Polantas Flyover Makassar Didentifikasi dari CCTV, Diduga dari Ketinggian
Polisi sudah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi pos polantas Flyover yang jadi lokasi pelemparan bom molotov. Pelaku sudah diburu. Diduga dilakukan dari ketinggian.
MAKASSAR, BUKAMATA -- Pasca pelemparan molotov di Pos Polisi Lalu Lintas di Fly Over, Jl AP Pettarani, Makassar, dinihari tadi, pihak kepolisian melakukan olah TKP. Sejumlah CCTV di sekitar lokasi diperiksa, guna mengidentifikasi pelaku.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edy Supriadi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah CCTV yang berada di sekitar lokasi.
"CCTV sudah kita periksa, sekarang kita tunggu hasil penyelidikan," ungkap Kompol Edy Supriadi.
Menurutnya dengan pemeriksaan CCTV, pelaku dapat diidentifikasi. Sehingga memudahkan penyelidikan petugas.

Saat ini hasil olah TKP pihak kepolisian telah mengumpulkan bukti, termasuk serpihan pecahan botol, serta banner yang terbakar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mengejar pelaku.
Dugaan awal polisi, pelaku melempar bom molotov dari ketinggian. "Pelemparan molotov kalau melihat kejadian ketinggian itu. Tapi masih lidik dan kita benarkan kejadian itu," ujar Kompol Edy Supriady.
Sebelumnya, sebuah bom berdaya ledak ringan, membuat sebuah pos polisi lalu lintas di dekat flyover di bilangan AP Pettarani-Urip Sumohardjo, Makassar, terbakar.
Kejadian itu diperkirakan Minggu dini hari, 13 Desember 2020. Sekira pukul 04.30 Wita. Dilakukan orang tidak dikenal. Diduga sengaja untuk memprovokasi.
Pasalnya, setelah melempar, sebuah pesan ditinggalkan pelaku pada sebuah kertas yang ditulis dengan spidol. Nadanya provokatif.
"Ini hanyalah perayaaan kecil-kecilan untuk setiap kebrutalan kalian yang membekas di ingatan," kemudian ditambah sebuah kalimat, "polisi adalah baji***".
Keterangan saksi mata dari dua orang petugas yang berjaga, awalnya sekitar pukul 04.30 Wita, Aipda Lendra dan Briptu Rezki, dua petugas berada di dalam pos polantas itu. Mereka mendengar suara pecahan kaca dari arah bagian depan.
Ia pun lantas melakukan pengecekan. Kemudian mendapati sisi bagian atas pos lalu lintas sudah terbakar. Api mengenai spanduk di pos polantas tersebut yang terbuat dari plastik.
News Feed
Otto Hasibuan Hadiri Pengangkatan 238 Advokat PERADI di Makassar
29 Oktober 2026 14:50
Lima Gerai KDKMP Makassar Masuk Kategori Layak dengan Catatan, Apa Saja Kekurangannya?
29 Oktober 2026 13:15
Trump dan Obama Panaskan Persaingan Jelang Pemilu AS, Saling Serang di Panggung Kampanye
29 Oktober 2026 11:11
Berita Populer
29 Oktober 2026 11:11
29 Oktober 2026 09:34
29 Oktober 2026 13:15
29 Oktober 2026 11:01
29 Oktober 2026 10:53
