Redaksi
Redaksi

Kamis, 29 Oktober 2026 11:11

Trump dan Obama Panaskan Persaingan Jelang Pemilu AS, Saling Serang di Panggung Kampanye

Trump dan Obama Panaskan Persaingan Jelang Pemilu AS, Saling Serang di Panggung Kampanye

Trump dan Obama memanaskan persaingan jelang pemilu AS melalui kampanye di sejumlah negara bagian. Keduanya saling melontarkan kritik dan sindiran politik.

CHILLICOTHE, BUKAMATANEWS — Persaingan politik Amerika Serikat semakin memanas menjelang pemilihan paruh waktu (midterm elections) pekan depan. Presiden Donald Trump dan mantan Presiden Barack Obama turun langsung menggalang dukungan bagi partai masing-masing, sekaligus melontarkan kritik terhadap lawan politik mereka.

Pada Rabu malam, Obama berkampanye bersama Partai Demokrat di Georgia, sementara Trump menggelar kampanye di Ohio untuk membangkitkan semangat pendukung Partai Republik.

Kedua kubu mulai mempertegas pesan politik menjelang hari pemungutan suara, di tengah tekanan ekonomi akibat kenaikan harga bahan bakar, meningkatnya biaya hidup, serta ketidakpuasan masyarakat terhadap perang di Iran.

Trump dalam beberapa pekan terakhir melakukan tur kampanye ke berbagai wilayah Amerika. Sepanjang bulan ini saja, ia telah menggelar lebih dari 20 rapat umum dan masih menjadwalkan perjalanan tambahan dalam beberapa hari mendatang.

Namun, di tengah meningkatnya tekanan ekonomi dan ketidakpuasan publik, Trump tetap memusatkan perhatian pada sejumlah negara bagian yang dimenangkannya dengan selisih suara besar dalam pemilihan dua tahun lalu.

“Jika kalian bisa keluar untuk memberikan suara, kita akan meraih kemenangan yang luar biasa,” kata Trump di hadapan massa yang antusias di Chillicothe, wilayah selatan Columbus, ibu kota Ohio.

Sementara itu, Obama, mantan presiden dari Partai Demokrat yang menjabat selama dua periode, semakin aktif berkampanye untuk partainya. Ia juga menjadikan Trump sebagai sasaran kritik, termasuk terkait renovasi Gedung Putih dan peningkatan kekayaan presiden selama menjabat.

Obama menyindir Trump yang menurutnya terlalu sibuk mempercantik Gedung Putih.

“Dia menghabiskan waktu menempelkan medali-medali emas dengan lem super pada perapian di Ruang Oval,” kata Obama.

Di kawasan pinggiran Atlanta, Georgia, Obama tampil bersama mantan wali kota Atlanta, Keisha Lance Bottoms, yang berpotensi menjadi perempuan kulit hitam pertama yang terpilih sebagai gubernur di Amerika Serikat.

Ia juga berkampanye bersama Senator Jon Ossoff, politikus Demokrat yang tengah berjuang mempertahankan kursinya di Senat dan kerap disebut sebagai salah satu tokoh yang berpotensi maju dalam pemilihan presiden mendatang.

“Ke mana pun Anda pergi, rasanya perubahan sedang berada di udara,” ujar Obama.

Trump Desak Kandidat Demokrat Alaska Mundur

Di tengah kesibukan kampanyenya, Trump juga mengambil langkah hukum yang berpotensi memengaruhi persaingan politik menjelang pemilu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemilu AS #Donald Trump #Barack Obama