Redaksi
Redaksi

Sabtu, 09 Mei 2020 10:45

Tim Covid-19 terus bergerak meski dalam keadaan berpuasa.
Tim Covid-19 terus bergerak meski dalam keadaan berpuasa.

Lawan Corona Satgas IDI Makassar, FTI UMI, ARSSI Sulsel dan Polsek Panakkukang Tak Kendor

Tim Covid-19 gabungan IDI, FTI UMI, ARSSI dan Polsek Panakkukang, terus bergerak menangani Covid-19, meski Ramadan.

MAKASSAR, BUKAMATA - Satgas IDI Kota Maksssar Tanggap Covid-19 bersama Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri UMI Makassar, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Sulsel- Polsek Panakkukang, terus bergerak kembali.

Mereka melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di beberapa rumah sakit dan klinik di Kota Makassar, serta melakukan pembagian Face Shiel, Hand Sanitizer, dan APD. Juga mendistribusikan donasi buka puasa bagi dokter dan paramedis di sejumlah rumah sakit di Kota Makassar, seperti Rumah Sakit Islam Faisal, Rumah Sakit Umum Dadi, Rumah Sakit Labuang Baji, Rumah Aakit Wisata UIT, Klinik Lacasino, klinik HK Medical Centre, Puskesmas Jongaya, Puskesmas Mamajang, Puskesmas Dhalia, Rumah Sakit Fatimah, Rumah Sakit Pelamonia, serta Rumah Sakit Akademis.

Demikian diungkap Ketua IDI Makassar DR Dr Siswanto Wahab Sp.KK didampingi Humas IDI Kota Makassar dr Wachyudi Muchsin SH, Ketua Satgas IDI Kota Makassar Tanggap Covid-19 DR dr Muhammad Sakti Sp.OT, sejumlah pengurus satgas IDI Makassar Dr dr Muhammad Irwan Gunawan Sp.B , dr. Dedy P.S.,Sp.OT, dr Mira.

Humas IDI Kota Makassar dr Wachyudi Muchsin SH menambahkan, selama Ramadan, dokter yang tergabung dalam satgas IDI Kota Makassar Tanggap Covid-19 membagi dua tim. Menurut dia, tim pertama bertugas mendonasikan baju APD serta donasi buka puasa. Tim kedua, melakukan penyemprotan disinfektan.

"Lelah diabaikan, tidak pernah berhenti bergerak membagikan APD serta donasi buka puasa bagi dokter, paramedis yang bertugas di rumah sakit maupun puskesmas, melayani masyarakat yang terpapar virus corona," ungkap dr Yudi.

Dokter Yudi menambahkan, upaya yang dilakukan oleh IDI Makassar, perlu dukungan semua pihak. Khususnya pemerintah baik level gubernur sampai bupati dan wali kota, harus dengan konsisten menerapkan PSBB untuk memutuskan rantai penyebaran virus corona.

"Semakin cepat berakhir semakin bagus kuncinya disiplin. Kami rela bertaruh nyawa demi raga yang lain," pungkas dokter koboi panggilan akrab dokter Yudi.

Hal senada di ungkapkan Dekan FTI-UMI Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW., MT., IPM., ASEAN Eng. Menurutnya, apa yang di lakukan oleh FTI UMI bersama IDI Kota Makassar, Polsek Panakkukang, dan ARSSI Sulsel saat ini, semoga bisa berjalan lancar menekan penyebaran virus corona di tengah masyarakat, tentunya atas dukungan semua pihak khususnya masyarakat sebagai garda terdepan dengan menerapkan social distancing, pakai masker, sesering mungkin cuci tangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#IDI Makassar #Covid-19