Semarak HUT RI ke-81, 13 Lorong Asrama Brimob Adu Kreativitas di Hadapan Kapolda Sulsel
17 Agustus 2026 10:19
Melalui momentum Kemerdekaan RI ini, jalur 16 km di Rongkong menjadi simbol baru kemandirian warga—sebuah jalan baru yang siap membawa potensi pertanian dan pariwisata lokal melesat lebih jauh ke depan.
RONGKONG, BUKAMATANEWS — Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Rongkong terasa begitu istimewa dan beda dari biasanya. Tidak sekadar seremoni rutin, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, bersama jajaran pemerintah daerah dan ratusan warga setempat menggelar agenda "Jalan Santai Sore Bersama" yang menyuguhkan pemandangan spektakuler.

Rombongan tidak melintasi jalan raya konvensional, melainkan menjajal trek anyar sepanjang 16 kilometer yang membelah panorama alam pegunungan dan hamparan persawahan hijau.
Menyusuri Keindahan Lanskap Baru
Jalur yang baru saja rampung ini membentang mulai dari Kampung Uri di Desa Pengkendekan hingga menembus Desa Limbong. Sepanjang perjalanan, mata dimanjakan oleh petak-petak sawah yang tertata rapi, berpadu dengan udara sejuk khas pegunungan Rongkong.
Akses baru ini tidak hanya memangkas jarak dan mempermudah konektivitas antardesa, tetapi juga melahirkan potensi agroturisme baru. Kawasan pertanian yang dulunya terisolasi kini berubah menjadi jalur jelajah yang asri, menyegarkan, dan siap menjadi magnet wisata perdesaan di Luwu Utara.

Sinergi dan Kebesaran Hati Warga
Di balik keindahannya, hadirnya jalan ini menyimpan cerita tentang kebesaran hati masyarakat. Jalur tersebut dapat terwujud karena warga rela sebagian area pertanian produktif mereka dilintasi pembangunan demi kepentingan bersama.
"Salut luar biasa untuk seluruh masyarakat Rongkong, para kepala desa, dan camat yang memiliki visi jauh ke depan. Kebesaran hati warga yang mengizinkan lahannya dilintasi membuat kawasan ini sekarang makin tertata indah dan mudah diakses," ungkap Bupati Andi Rahim di sela-sela kegiatan.
Menariknya, pembukaan akses strategis ini murni lahir dari kolaborasi tanpa menyedot anggaran daerah sepeser pun (0 APBD). Proyek ini direalisasikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tirta Energi Cemerlang dalam rangkaian proyek PLTA Seko Lemo.
Bupati menegaskan bahwa model pembangunan seperti ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk berinovasi. Sinergi tripartit antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta terbukti mampu menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memberi nilai tambah estetis dan ekonomi.
Melalui momentum Kemerdekaan RI ini, jalur 16 km di Rongkong menjadi simbol baru kemandirian warga—sebuah jalan baru yang siap membawa potensi pertanian dan pariwisata lokal melesat lebih jauh ke depan.
17 Agustus 2026 10:19
17 Agustus 2026 10:13
16 Agustus 2026 22:10
16 Agustus 2026 15:57
16 Agustus 2026 15:50
17 Agustus 2026 10:19
17 Agustus 2026 10:13
17 Agustus 2026 10:32