Kenaikan Tukin TNI Dipastikan Tak Bebani APBN, Menkeu: Sudah Ada Hitungannya
01 Agustus 2026 19:16
Seorang pria diduga mencuri gelang emas 10 gram saat pesta pernikahan di Pinrang dengan modus menyamar sebagai tamu undangan dan ikut bernyanyi di panggung. Polisi masih melakukan penyelidikan.
PINRANG, BUKAMATANEWS – Suasana pesta pernikahan di Dusun Kanarie, Desa Mallongi-longi, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, mendadak ricuh setelah seorang pria tak dikenal diduga mencuri gelang emas milik keluarga pengantin, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Pria tersebut diduga menjalankan aksinya dengan menyamar sebagai tamu undangan. Bahkan, untuk menghilangkan kecurigaan, ia sempat berbaur dengan para tamu, bersalaman dengan keluarga pengantin, hingga ikut bernyanyi di atas panggung.
Kapolsubsektor Lanrisang, Ipda Irwan Asmadi, mengatakan pihaknya telah memantau video yang beredar di media sosial terkait peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan awal, aksi pencurian diduga dilakukan oleh dua orang yang bekerja sama.
"Terkait video yang beredar, sudah kami monitor. Ada aksi pencurian yang dilakukan oleh dua orang yang diduga beraksi secara bersama-sama," kata Irwan, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, kedua pria tersebut datang tanpa undangan dan mengaku hanya singgah setelah melintas di sekitar lokasi pesta. Mereka kemudian membaur dengan tamu lainnya hingga tidak menimbulkan kecurigaan.
"Keduanya bukan tamu undangan. Mereka mengaku hanya lewat lalu singgah. Sempat bersalaman dengan keluarga pengantin, kemudian naik ke panggung untuk bernyanyi. Kejadiannya menjelang acara selesai," ujarnya.
Aksi pencurian diduga terjadi saat suasana pesta sedang ramai, tepatnya ketika berlangsung sesi saweran. Salah seorang pelaku diduga memanfaatkan kerumunan untuk mengambil gelang emas milik keluarga pengantin.
Namun, gerak-gerik pelaku rupanya dicurigai oleh salah seorang warga. Saat tas pelaku diperiksa, ditemukan gelang emas dengan berat sekitar 10 gram yang diduga milik korban.
"Dari pemeriksaan tas ditemukan gelang emas sekitar 10 gram. Gelang tersebut langsung diambil kembali oleh pemiliknya," ungkap Irwan.
Penemuan itu memicu emosi warga. Pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan oleh anggota Babinsa Mattiro Bulu yang berada di lokasi.
"Memang sempat dipukul masyarakat, tetapi ada Babinsa yang segera mengamankan dan membawanya keluar agar tidak terus menjadi sasaran warga," jelasnya.
Salah seorang keluarga pengantin, H. Sappe, mengaku tidak menaruh curiga terhadap pelaku karena banyak kerabat dan tamu yang datang dari berbagai daerah.
"Kami kira dia keluarga atau tamu dari luar daerah karena memang banyak orang yang datang," katanya.
Meski pelaku sempat diamankan, kasus tersebut belum diproses lebih lanjut karena korban belum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian.
"Korban belum melapor. Sebenarnya sudah kami arahkan untuk membuat laporan polisi, tetapi sampai sekarang belum ada laporan yang masuk," tutur Irwan.
Saat ini, polisi masih berupaya memperoleh rekaman video yang lebih jelas guna mengidentifikasi pelaku dan menelusuri kemungkinan keterlibatannya dalam aksi serupa di lokasi lain.
"Kami masih mencari video yang lebih jelas agar wajah pelaku dapat dikenali. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan tim Buser untuk mengetahui apakah pelaku pernah melakukan aksi serupa atau tidak," pungkasnya.
01 Agustus 2026 19:16
01 Agustus 2026 18:48
01 Agustus 2026 14:18
01 Agustus 2026 14:11
01 Agustus 2026 18:04
01 Agustus 2026 18:48