Redaksi
Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 15:43

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, saat membuka Pelatihan Pelayanan Prima (Service Excellent) di RSUD Andi Makkasau Parepare, Selasa (21/7/2026).
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, saat membuka Pelatihan Pelayanan Prima (Service Excellent) di RSUD Andi Makkasau Parepare, Selasa (21/7/2026).

Buka Pelatihan Service Excellent, Tasming Targetkan Pasien Rasakan Perubahan

Wali Kota Parepare Tasming Hamid mendorong RSUD Andi Makkasau menerapkan prinsip 5S dan memperkuat pelayanan yang profesional, ramah, serta humanis.

PAREPARE, BUKAMATANEWS — Keramahan, empati, dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Pasien yang datang ke rumah sakit tidak hanya membutuhkan penanganan medis, tetapi juga perhatian dan rasa nyaman selama menjalani proses pengobatan.

Hal inilah yang ditekankan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, saat membuka Pelatihan Pelayanan Prima (Service Excellent) di RSUD Andi Makkasau Parepare, Selasa (21/7/2026).

Tasming mendorong seluruh jajaran rumah sakit menjadikan prinsip 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun, sebagai budaya kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan tenaga medis menangani pasien, tetapi juga oleh sikap petugas dalam menyambut, berkomunikasi, dan memberikan pendampingan kepada pasien maupun keluarganya.

“Pasien dan keluarganya datang ke rumah sakit dengan harapan mendapat pertolongan. Karena itu, berikan pelayanan terbaik kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakangnya. Tunjukkan empati, bangun komunikasi yang baik, dan jadikan 5S sebagai budaya kerja dalam setiap pelayanan,” kata Tasming.

Pelayanan Prima Harus Terasa oleh Pasien

Tasming mengakui tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit menghadapi beban kerja yang tinggi. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi mutu pelayanan.

Ia berharap pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih dua hari itu dimanfaatkan peserta untuk memperdalam pengetahuan sekaligus memperbaiki sikap dan pola komunikasi dalam melayani masyarakat.

Tasming juga mengingatkan bahwa melayani masyarakat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan ketulusan dan tanggung jawab.

“Melayani bukan hanya menjadi tugas, tetapi juga dapat menjadi amal jariah. Luruskan niat untuk melayani dengan setulus hati agar setiap pekerjaan bernilai ibadah,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pelatihan tidak cukup diukur dari materi yang dipahami peserta. Hal terpenting adalah penerapan ilmu tersebut dalam aktivitas pelayanan sehari-hari sehingga masyarakat benar-benar merasakan perubahan.

“Saya ingin setelah pelatihan ini masyarakat benar-benar merasakan perubahan kualitas pelayanan di RSUD Andi Makkasau. Rumah sakit ini harus menjadi tempat yang tidak hanya memberikan layanan medis yang profesional, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman, ramah, dan humanis bagi setiap pasien,” tegasnya.

RSUD Andi Makkasau Bangun Budaya Pelayanan

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Muliana, mengatakan pelayanan prima harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran rumah sakit, bukan sekadar slogan.

Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan memperkuat kompetensi pegawai sekaligus membangun pelayanan yang berorientasi pada kepuasan dan keselamatan pasien.

“Kami ingin setiap petugas mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan penuh empati sehingga kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Andi Makkasau terus meningkat,” ujar Muliana.

Pelatihan ini menghadirkan Dr. Dra. Irwani Pane, S.Psi., M.I.Kom., LCPC., C.AC.C., Tr.C.MC., C.PSP., sebagai pemateri profesional. Kegiatan diikuti tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Andi Makkasau.

Melalui pelatihan tersebut, RSUD Andi Makkasau diharapkan semakin memperkuat standar pelayanan yang mengutamakan profesionalisme, keselamatan pasien, dan pendekatan yang humanis.

Dengan penerapan prinsip 5S secara konsisten, rumah sakit diharapkan tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengobatan, tetapi juga menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi setiap pasien dan keluarganya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#RSUD Andi Makkasau Parepare #Wali Kota Parepare Tasming Hamid