Redaksi
Redaksi

Kamis, 23 April 2026 09:21

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana: Kebutuhan 19 Ribu Sapi di MBG Bukan Angka Riil

Kepala BGN Dadan Hindayana meluruskan angka 19 ribu sapi di program MBG. Menu fleksibel diterapkan untuk mencegah lonjakan harga pangan.

BUKAMATANEWS - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, meluruskan informasi terkait kebutuhan hingga 19 ribu ekor sapi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan angka tersebut bukan kebutuhan riil, melainkan hasil simulasi perhitungan.

Menurut Dadan, angka itu muncul dari asumsi jika seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasak menu berbahan daging sapi secara bersamaan. Dalam praktiknya, skenario tersebut tidak terjadi karena menu MBG disusun secara variatif.

Ia menjelaskan, dalam satu kali proses memasak, satu SPPG dapat membutuhkan sekitar 350 hingga 382 kilogram daging sapi, atau setara dengan satu ekor sapi. Namun, penggunaan daging sapi tidak dilakukan setiap hari di seluruh dapur MBG.

Program MBG, lanjutnya, tidak hanya mengandalkan daging sapi sebagai sumber protein. Menu yang disajikan juga mencakup bahan lain seperti telur, ayam, dan ikan guna memastikan variasi gizi sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.

BGN juga tidak memberlakukan menu seragam secara nasional. Kebijakan ini diambil untuk mencegah lonjakan permintaan terhadap satu komoditas tertentu yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

Dadan mencontohkan pengalaman sebelumnya saat peringatan ulang tahun Presiden Prabowo Subianto pada 17 Oktober, ketika kebutuhan telur mencapai sekitar 36 juta butir atau 2.200 ton dalam satu hari, yang berdampak pada kenaikan harga hingga Rp3.000.

Berkaca dari hal tersebut, BGN kini menerapkan pendekatan fleksibel dalam penyusunan menu MBG. Setiap daerah didorong memanfaatkan potensi sumber daya lokal serta menyesuaikan dengan preferensi masyarakat setempat.

Melalui skema ini, pemerintah berharap program MBG dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan tekanan berlebih terhadap harga pangan di pasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#badan gizi nasional #SPPG