Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Rabu, 03 Juni 2026 09:50

Dadan Hindayana
Dadan Hindayana

33.626 Pelajar Keracunan MBG, Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Kasus keracunan MBG nyaris terjadi setiap bulan, dengan melihat data selama 2025. Hal ini menunjukkan bahwa sejak awal implementasi, program tersebut sudah menghadapi persoalan serius terkait kesiapan.

JAKARTA, BUKAMATANEWS - Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia kemudian menunjuk Nanik D Deyang sebagai pengganti.

Hal tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa malam, 2 Juni 2026. Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua Wakil Kepala BGN, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

"Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Mensesneg, Prasetyo Hadi.

Mensesneg Prasetyo Hadi memaparkan alasan mengapa Presiden Prabowo memutuskan mencopot Dadan Hindayana. Ia mengungkapkan, banyak catatan dalam monitoring dan evaluasi selama 1,5 tahun yang menjadi dasar pertimbangan Presiden Prabowo.

"Jadi ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," papar Prasetyo.

33.626 Pelajar Keracunan MBG

Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), sejak awal 2025 hingga April 2026, tercatat sedikitnya 33.626 pelajar mengalami keracunan yang diduga dari MBG.

Guru Besar Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM, Profesor Sri Raharjo, menyatakan, kasus keracunan MBG nyaris terjadi setiap bulan, dengan melihat data selama 2025. Hal ini menunjukkan bahwa sejak awal implementasi, program tersebut sudah menghadapi persoalan serius terkait kesiapan.

"Hanya mungkin satu dua bulan saja yang tidak ada laporan. Selebihnya hampir setiap bulan ada, dengan jumlah kasus yang fluktuatif," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Respon Dadan Hindayana

Menanggapi pencopotan dirinya dari posisi Kepala BGN, Dadan Hindayana menilai keputusan tersebut merupakan hak mutlak penuh Presiden Prabowo.

"Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan," kata Dadan.

Dadan lalu menyampaikan terima kasih lantaran diberi kesempatan menjadi anggota Kabinet Merah Putih. Dia kemudian mengucapkan selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru.

"Insyaallah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermanfaat untuk seluruh penerima manfaat," kata Dadan. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#badan gizi nasional #presiden prabowo #Dadan Hindayana dicopot #makan bergizi gratis #Keracunan MBG