Terbakar Api Cemburu, Dua Perempuan Paruh Baya di Bone Bertikai, Berujung Penikaman
Hingga kini, korban penikaman masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tenriawaru Bone. Sementara terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Bone untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
BONE, BUKAMATANEWS - Dua perempuan paruh baya terlibat pertikaian sengit yang berujung aksi penikaman di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Insiden berdarah tersebut mengakibatkan keduanya harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone akibat luka yang diderita.
Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, pada Minggu sore, 18 Januari 2025. Kejadian tersebut sempat menghebohkan warga sekitar dan terekam kamera ponsel warga yang berada di lokasi.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat seorang emak-emak mengamuk sambil berusaha menyerang lawannya. Situasi yang semakin panas itu akhirnya berhasil diredam setelah seorang pria turun tangan melerai pertikaian di tempat kejadian perkara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku dan korban diketahui merupakan warga Kabupaten Soppeng. Keduanya datang ke Kabupaten Bone bersama rombongan keluarga untuk melakukan ziarah kubur. Namun, kegiatan yang seharusnya berlangsung khidmat itu justru berubah menjadi tragedi berdarah.
Motif pertikaian diduga kuat dipicu oleh rasa cemburu. Terduga pelaku berinisial RS (45) mencurigai adanya orang ketiga dalam rumah tangganya. Ironisnya, sosok yang dicurigai tersebut tak lain adalah anggota keluarganya sendiri, berinisial SH (45), yang kemudian menjadi korban penikaman.
Suami terduga pelaku yang ditemui usai kejadian membenarkan adanya kecemburuan tersebut. Ia mengaku istrinya menuding dirinya memiliki hubungan gelap dengan korban.
"Korban ini masih keluarga juga, keponakan. Yang menikam ini istri saya. Motifnya diduga karena cemburu. Padahal saya ini sudah tua, istri saya juga, mana mungkin lah," ungkap suami pelaku dengan nada pasrah.
Akibat pertikaian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri setelah diserang menggunakan pisau lipat. Sementara terduga pelaku juga mengalami luka pada bagian tangan, yang diduga akibat senjata tajam yang digunakannya sendiri saat kejadian berlangsung.
Satuan Reserse Kriminal Polres Bone bersama Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi. Tak berselang lama, terduga pelaku berhasil diamankan oleh petugas.
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa insiden bermula ketika korban hendak mengambil tasnya di dalam mobil.
"Terduga pelaku tiba-tiba menghampiri korban, lalu mengeluarkan pisau dari dalam tasnya dan menikam korban di bagian dada sebelah kiri," jelas AKP Alvin.
Usai kejadian, suami terduga pelaku bersama warga sekitar berusaha melerai pertikaian tersebut. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Sementara terduga pelaku sempat menjalani perawatan di Puskesmas Kecamatan Ulaweng akibat luka di tangannya.
Hingga kini, korban penikaman masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tenriawaru Bone. Sementara terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Bone untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih terus mendalami motif pasti di balik aksi penikaman yang dipicu kecemburuan tersebut. (*)
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
