Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Sabtu, 31 Januari 2026 08:47

Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sinergitas Kinerja Forkopimda dan Perangkat Daerah dalam Tata Kelola Pemerintahan yang digelar Pemerintah Kota Bekasi di The Highland Park Resort, Bogor, Jumat, 30 Januari 2026.
Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sinergitas Kinerja Forkopimda dan Perangkat Daerah dalam Tata Kelola Pemerintahan yang digelar Pemerintah Kota Bekasi di The Highland Park Resort, Bogor, Jumat, 30 Januari 2026.

Sarat Prestasi, Danny Pomanto Berbagi Pengalaman Kepemimpinan di Hadapan Forkopimda Bekasi

Danny Pomanto diundang langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, untuk berbagi pengalaman kepemimpinan daerah yang telah ia jalani selama dua periode memimpin Kota Makassar.

BOGOR, BUKAMATANEWS - Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sinergitas Kinerja Forkopimda dan Perangkat Daerah dalam Tata Kelola Pemerintahan yang digelar Pemerintah Kota Bekasi di The Highland Park Resort, Bogor, Jumat, 30 Januari 2026.

Danny Pomanto diundang langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, untuk berbagi pengalaman kepemimpinan daerah yang telah ia jalani selama dua periode memimpin Kota Makassar. Forum ini diikuti jajaran Forkopimda dan perangkat daerah sebagai ruang refleksi bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.

Dalam pemaparannya, Danny menceritakan perjalanan dua periode memimpin Makassar pada rentang 2014–2025. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak bisa dipaksakan dengan satu pola, melainkan harus disesuaikan dengan karakter, budaya, dan kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.

"Pemimpin itu tidak boleh kaget dengan masalah. Harus punya visi yang jelas, kemampuan menscanning dan adaptasi yang cepat untuk memecahkan persoalan," ujar Danny.

Dia menjelaskan bahwa Makassar sebagai kota metropolitan memiliki tantangan sosial yang kompleks. Karena itu, menurut Danny, pemimpin daerah harus adaptif, terbuka terhadap kritik, dan berani melakukan inovasi demi menjawab kebutuhan publik yang terus berubah.

Pendekatan tersebut membuahkan berbagai capaian prestisius. Selama kepemimpinannya, Danny berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar hingga sekitar Rp1,6 triliun.

Serta mengantarkan Makassar meraih dua kali Parasamya Purnakarya Nugraha, penghargaan tertinggi semasa dirinya menjabat. Belum lagi ratusan penghargaan nasional dan internasional di di berbagai bidang

"Inovasi itu bukan gaya-gayaan, tapi kebutuhan. Kalau kita tidak berubah, maka kita akan ditinggalkan oleh zaman," kata Danny.

Selain Danny Pomanto, kegiatan tersebut juga menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, sebagai narasumber.

Kehadiran Danny Pomanto sebagai narasumber tidak hanya menghadirkan cerita sukses kepemimpinan, tetapi juga memberi inspirasi bahwa tata kelola pemerintahan yang kuat lahir dari pemimpin yang berani mendengar, terus belajar, dan bekerja dengan hati untuk melayani masyarakat.

Usai sesi diskusi, panitia dan peserta memberikan kejutan kepada Danny Pomanto yang sedang berulang tahun. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Danny Pomanto #Leadership #Bima Arya #Pemkot Bekasi