Hikmah
Hikmah

Senin, 04 Juli 2022 10:32

CEO ACT Ahyuddin
CEO ACT Ahyuddin

Terungkap Gaji Petinggi ACT, Warga net Ramai-ramai Pakai Tagar #JanganpercayaACT

Berdasarkan laporan investigasi yang dirilis Tempo, gaji petinggi ACT mencapai Rp250 juta untuk level tertinggi yaitu pendirinya. Sementara itu untuk kendaraan dinas menggunakan Toyota Alphard.

BUKAMATA - Kabar mengejutkan datang dari lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT). Lembaga penghimpun dana sedekah umat ini diduga mengalami kebocoran dana akibat gaya hidup para petigginya. 

Berdasarkan laporan investigasi yang dirilis Tempo, gaji petinggi ACT mencapai Rp250 juta untuk level tertinggi yaitu pendirinya. Sementara itu untuk kendaraan dinas menggunakan Toyota Alphard. 

Untuk level di bawahnya seperti senior Vice Presiden mendapat gaji Rpjuta150 juta, vice presiden Rp80 juta, dan direktur eksekutif Rp50 juta. Angka tersebut dinilai berlebih dan jomplang jika dibandingkan dengan gaji para petinggi dari lembaga serupa. 

Sebut saja Dompet Dhuafa yang gaji tertinggi nya hanya Rp40 juta, sedangkan dana yang dihimpun kedua lembaga tersebut menyentuh angka yang nyaris sama yaitu, sekira Rp400 miliar per tahun. 

Terungkapnya data gaji petinggi ACT membuat warga net geram sehingga tanda pagar #janganpercayaACT mulai ramai digunakan di media sosial. 

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi juga ikut angkat bicara. Eko menyindir gaji CEO Aksi Cepat Tanggap atau ACT sebesar Rp250 Juta per bulan.

Menurutnya gaji CEO ACT, yang merupakan lembaga filantropi itu itu jauh lebih besar dari gaji komisari dan dirut BUMN.

"Gaji CEO Rp250 juta sebulan. Level tengah bisa Rp80 juta sebulan. Fasilitas kendaraan Alphard atau Fortuner. Semua hasil mengepul sumbangan. Komisaris sama dirut BUMN mah, lewat....," cuit Eko di akun twitternya, @_ekokuntadhi, Minggu (3/7/2022).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Aksi cepat tanggap #Gaji Petinggi ACT