Samsul Bahri
Samsul Bahri

Minggu, 03 Juli 2022 21:13

Depresi Istri Ditangkap di Malaysia, Warga Bantaeng Pilih Guntung Diri

Depresi Istri Ditangkap di Malaysia, Warga Bantaeng Pilih Guntung Diri

Bahkan, sebelum pihak kepolisian dari Polres Bantaeng datang ke TKP, beredar video korban di media sosial hingga viral.

BANTAENG, BUKAMATA - Warga Desa Bonto Sunggu, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng digeger penemuan mayat tergantung di pohon jambu mente, Minggu (3/7/2022).

Mayat yang pertama ditemukan oleh warga sekitar yang hendak berkebun diketahui bernama Aso. Korban bunuh diri dengan menggunakan seutas tali nilon.

Bahkan, sebelum pihak kepolisian dari Polres Bantaeng datang ke TKP, beredar video korban di media sosial hingga viral.

Dalam video itu, Aso nampak menggunakan pakaian pakaian kaos hitam berkera, dengan celana puntung.

Belakangan beredar kabar, korban nekat gantung diri karena depresi akibat sang istri yang kerja di Negeri Jiran ditangkap oleh pihak kepolisian Malaysia.

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang hendak ke kebunnya.

Burhan menambahkan, korban diduga mengakhiri nyawanya setelah mengalamai depresi karena istrinya ditangkap polisi di Malaysia dan saat telah menjalani proses hukum.

"Istrinya ditangkap di Malaysia. Apalagi korban ini ada 3 orang anaknya saat ini masih di Malaysia," kata AKP Burhan.

Kini, Jenazah Asi susah dikebumikan di Desa Bonto Sunggu, Kecamatan Pajukukang.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bunuh diri #Polres Bantaeng