Kapolres Nunukan Sempat Mutasi Anak Buah ke Polsek, Tapi Dibatalkan Polda Kaltara
Kapolres Nunukan, AKBP Saiful Anwar, sempat hendak memutasi anggota yang dihajarnya. Namun, Polda Kaltara membatalkan TR mutasi tersebut.
NUNUKAN, BUKAMATA - Usai menghajar anak buahnya, Kapolres Nunukan AKBP Saiful Anwar sempat mengeluarkan telegram (TR) mutasi korban ke salah satu Polsek di wilayah hukum Polres Nunukan.

Namun, TR tersebut dibatalkan oleh Polda Kaltara. Sebaliknya, Kapolda Kaltara memerintahkan Kabid Propam Polda Kaltara untuk memeriksa dan memproses AKBP Saiful Anwar.
Saat ini, AKBP Saiful Anwar sudah dinonaktifkan oleh Karo SDM dari jabatannya sebagai Kapolres Nunukan. Itu untuk fokus pada kasusnya. Propam Polda Kaltara juga saat ini memeriksa intensif AKBP Saiful Anwar.
Kabid Propam Polda Kaltara Kombes Dearystone Supit mengatakan, saat ini AKBP Saiful Anwar masih menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Kaltara.

Sebelumnya, sebuah video viral. Dari rekaman CCTV. Durasinya 43 detik. Terjadi di sebuah ruangan. Di sudut kiri atas tertulis Polres Nunukan. Juga ada penunjuk waktu di video. Tercantum tanggal 21 Oktober 2021. Pukul 12.32 Wita.
Dalam rekaman, tampak di sebuah aula. Ada spanduk terpasang. Warnanya merah putih. Ada tulisan, "Baksos Akabri 1999 Peduli". Lalu, seorang pria berseragam polisi, tampak membantu seorang perempuan menggeser meja yang di atasnya terdapat nasi tumpeng.
Sejenak, pria berseragam polisi itu meraba kantongnya. Lalu, seorang pria berseragam polisi lainnya, melompati polisi yang meraba kantongnya itu, lalu menendang dan memukulnya.
Polisi yang dipukul tersungkur ke lantai. Namun, polisi penyerang masih terus melayangkan tendangan, hingga ditenangkan oleh seorang wanita berseragam Bhayangkari.
News Feed
Otto Hasibuan Hadiri Pengangkatan 238 Advokat PERADI di Makassar
29 Oktober 2026 14:50
Lima Gerai KDKMP Makassar Masuk Kategori Layak dengan Catatan, Apa Saja Kekurangannya?
29 Oktober 2026 13:15
Trump dan Obama Panaskan Persaingan Jelang Pemilu AS, Saling Serang di Panggung Kampanye
29 Oktober 2026 11:11
Berita Populer
29 Oktober 2026 11:11
29 Oktober 2026 09:34
29 Oktober 2026 13:15
29 Oktober 2026 11:01
29 Oktober 2026 10:53
