Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 13 Oktober 2021 11:39

Syaharuddin Alrif
Syaharuddin Alrif

Kasus Covid-19 Turun, Sambil Waspadai Gelombang Ketiga Syahar Alrif Minta Pemerintah Fokus Ciptakan Lapangan Kerja

Kasus Covid-19 di Sulsel sudah menurun. Namun, sambil mewaspadai gelombang ketiga dengan tetap taat protkes, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif meminta pemerintah menciptakan lapangan kerja.

MAKASSAR, BUKAMATA - Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif, mengapresiasi kinerja semua pihak terkait sehingga kasus Covid-19 yang terus menurun. Iapun meminta pemerintah untuk fokus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Politisi NasDem ini menilai, pandemi Covid-19 yang terjadi kurang lebih dua tahun terakhir ini, telah memporak-porandakan semua sektor. Termasuk ekonomi. Banyak warga yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ataupun dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

"Sekarang kondisi sudah mulai membaik, sudah saatnya pemerintah kembali menata apa yang kemarin terganggu akibat pandemi. Salah satunya, buka lapangan kerja," ujarnya, Rabu, 13 Oktober 2021.

Iapun tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat, untuk tetap patuh pada protokol kesehatan. Meskipun kasus Covid-19 menurun, masyarakat tidak boleh abai ataupun lengah untuk mengantisipasi serangan pandemi gelombang ketiga.

"Tetap patuhi protokol kesehatan. Jangan abai, apalagi lengah. Dan yang belum vaksin, segera lakukan vaksin. Ini demi keselamatan kita bersama," pesan Syahar.

Sebelumnya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sulsel, semakin menunjukkan tren penurunan. Pasalnya, kasus harian terus berkurang dalam satu bulan terakhir.

Per Minggu 10 Oktober 2021 kemarin, angka positivity rate (perbandingan jumlah kasus dengan jumlah tes yang dilakukan) di Sulsel telah mencapai angka 0,65 persen. Sulsel hanya mencatat 26 kasus harian dari 10.721 testing yang terdiri dari PCR dan antigen.

Jika merujuk pada standar Organisasi Kesehatan Dunia WHO yaitu di bawah 5 persen, angka positivity rate tersebut telah dianggap terkendali. Sulsel sendiri pernah mencapai angka positivity rate sebesar 15 persen pada Juli 2021 lalu.

Epidemiolog Universitas Hasanuddin, Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, data-data kasus harian memang menunjukkan tren yang baik. Hal ini telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

"Sudah beberapa pekan positivity rate-nya sudah di bawah 5 persen. Itu artinya kalau kita mengikuti panduannya WHO, itu sudah dianggap terkendali kasus, apalagi sudah masuk di PPKM level 2 yang masuk ke zona rendah," ujar Ridwan.

#Covid-19