Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 17 September 2021 09:00

Tetap Produktif di Tengah Pandemi, Meski Harus dari Rumah

Tetap Produktif di Tengah Pandemi, Meski Harus dari Rumah

Imbauan pemerintah untuk tetap di rumah, namun tak dibarengi dengan kucuran bantuan, tentu menuntut kita untuk kreatif. Bagaimana mengisi perut keroncongan, meski tetap bertahan di rumah.

MAKASSAR, BUKAMATA - "Paket!!!" terdengar teriakan pria dari luar sebuah rumah berpagar kayu di Kompleks Puri Pattene Permai, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel. Tak lama, seorang wanita berkulit putih dan berambut agak pirang keluar.

"Atas nama Bu Yessi?" tanya pria itu.

"Iya, saya sendiri," sahut wanita berkulit putih itu.

Pria itu lalu mencabut selembar nota dari bungkusan paket itu. Kemudian meminta wanita berkulit putih itu menandatangani secarik kertas yang ternyata adalah nota itu.

"Berapa semua?" tanya wanita berkulit putih itu.

Si pria yang merupakan kurir jasa pengiriman itu menyebut angka. Wanita berkulit putih itu masuk ke dalam rumah. Tak lama, dia keluar menyodorkan beberapa lembar uang.

Wanita yang bernama Yessi itu, lalu menimang-nimang paket yang dia terima. Itu adalah barang yang dipesan sejumlah kolega Yessi.

Wanita yang akrab disapa Mama Dea itu, sejatinya setiap hari mengantar jemput anak sekolah di kompleks itu. Namun karena pandemi, banyak yang kemudian melakukan belajar daring dari rumah.

Tak apa, bagi Mama Dea, memang imbauan pemerintah itu harus ditaati. Toh juga demi keamanan kita, agar terhindar dari virus yang belum terkendali itu, Corona.

Memanfaatkan waktu yang lowong itu, Mama Dea lalu mencoba berbisnis online. Salah satunya, menjual produk kecantikan secara online. Itu untuk membantu asap dapur mengepul.

Mama Dea meyakini, setiap ikhtiar yang baik didahului oleh sebuah doa. Selanjutnya, hasilnya diserahkan kepada Tuhan, sebagai penentu terakhir. Namun, Mama Dea selalu percaya, bahwa rejeki tak pernah tertukar.

Meski pandemi Covid-19, telah merenggut sebagian rejekinya, namun dia yakin, selalu ada pintu-pintu rejeki lain yang terbuka.

"Yang penting kita terus berusaha dibarengi doa. Selebihnya, biarkan Tuhan yang menentukan," pungkasnya.

#Covid-19

Berita Populer