Aswad Syam
Aswad Syam

Senin, 19 Juli 2021 21:22

Kamera amatir warga merekam cekcok pasangan suami istri di Pinrang.
Kamera amatir warga merekam cekcok pasangan suami istri di Pinrang.

Gagal Mediasi, Oknum Polisi dan Istrinya Ribut di Halaman Pengadilan Agama Pinrang

Gagal mediasi di ruang sidang, pasangan suami istri yang sedang dalam proses cerai ini, adu mulut di luar kantor pengadilan.

PINRANG, BUKAMATA - Oknum anggota Polres Pinrang, terekam kamera ponsel warga sedang cekcok dengan istrinya. Aksi cekcok tersebut terjadi di halaman Kantor Pengadilan Negeri Pinrang, Senin, (19/07/2021) siang.

Oknum polisi itu berinsial SJ dan istrinya berinisial AK yang merupakan ASN bertugas di salah satu Kantor Kecamatan yang ada di Pinrang.

Dalam video itu, tampak SJ mengenakan pakaian seragam polisi sementara istrinya mengenakan pakaian seragam ASN.

Mereka tampak adu mulut. Sesekali AK menunjuk-nunjuk SJ dan beberapa kali menghindari AK, Namun, AK tetap menghampiri SJ sembari memarahinya.

Saat ditelusuri, penyebab kejadian itu setelah keduanya gagal dimediasi oleh pihak majelis hakim dalam kasus perceraian. Hal itu dibenarkan Kuasa Hukum SJ, Arnol Kuba.

Ia mengatakan oknum polisi dan perempuan yang berstatus ASN itu merupakan pasangan suami-istri.

"Mereka lagi proses perceraian sehingga datang ke Kantor Pengadilan Negeri. Namun, saat keluar keduanya cekcok di halaman Kantor Pengadilan Agama," kata Arnol saat ditemui, Senin (19/7/2021)

Saat insiden tersebut, beberapa orang yang ada di lokasi, cepat melerai pertikaian itu. Sehingga tidak terjadi kontak fisik.

Arnol menuturkan, SJ menggugat cerai istrinya AK atas dugaan perselingkuhan.

"Berdasarkan gugatan dan bukti-bukti yang diajukan ke pengadilan agama, diduga AK melakukan perselingkuhan," jelasnya.

Sementara Kuasa Hukum AK, Rahmat mengatakan, kliennya membantah tuduhan yang menyebutkan dirinya berselingkuh dengan laki-laki lain.

"AK mengaku kalau apa yang dituduhkan kepadanya tidaklah benar. Justru yang dipertanyakan, siapa sebenarnya yang berselingkuh," kata Rahmat.

Ia menuturkan, sebelum kasus ini mencuat ke permukaan, indikasi perselingkuhan sudah ada dari pihak laki-laki.

"Buktinya, klien saya sering di teror oleh wanita lain. Ia tetap bersabar," ucapnya.

Setelah gagal dimediasi, poses persidangan keduanya akan digelar pekan depan.

Penulis: June

#Perselingkuhan