Ini Alasan Bank Pelat Merah Kenakan Biaya Cek Saldo di ATM Link
Regional CEO Bank Mandiri Wilayah X/ Sulawesi dan Maluku, Muhammad Ashidiq Iswara, pemberlakuan tarif pada cek saldo dan tarik tunai di ATM Link dikeluarkan demi menjaga kualitas pelayanan perbankan.
MAKASSAR, BUKAMATA — Salah Satu Bank Pelat Merah di wilayah Sulawesi angkat bicara terkait biaya cek saldo pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Link yang akan berlaku, 1 Juni 2021, mendatang.
Menurut Regional CEO Bank Mandiri Wilayah X/ Sulawesi dan Maluku, Muhammad Ashidiq Iswara, aturan tersebut dikeluarkan demi menjaga kualitas pelayanan.
"Kebijakan ini merupakan bentuk healthy business untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan. Hal ini juga merupakan komitmen untuk meningkatkan layanan perbankan inklusif, peningkatan keamanan, dan kualitas layanan yang pada akhirnya menciptakan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi,"katanya saat dihubungi BUKAMATA, Senin (24/5/2021).
Hal tersebut juga dilakukan sebagai bentuk sinergitas antar bank milik pemerintah atau Himbara yakni BRI, BNI, Mandiri dan BTN yang ingin mempermudah nasabah di berbagai penjuru Indonesia dalam melakukan transaksi perbankan.
Pasalnya, jumlah ATM milik empat bank pelat merah tersebut mencapai lebih dari 45.000 unit yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Tentu dengan jumlah yang sangat banyak dan tersebar di berbagai daerah bahkan sampai pelosok desa terpencil, keberadaan 45.000 ATM Link sangat penting bagi masyarakat. Apalagi jika daerah tersebut belum tersentuh oleh jaringan internet,"ungkapnya.
Adapun tarif yang diberlakukan pada transaksi cek saldo menjadi Rp2.500 dan tarik tunai menjadi Rp5.000. Sedangkan transaksi transfer antar bank tidak dilakukan perubahan biaya atau tetap dikenakan tarif Rp4.000.
Sebagai Informasi, transaksi cek saldo dan tarik tunai nasabah di jaringan ATM masing-masing bank tidak dikenakan biaya atau gratis. Misalnya transaksi kartu Bank Mandiri di mesin ATM Bank Mandiri dengan sticker ATM Link tidak dikenakan biaya.
Meskipun demikian, nasabah bank Himbara tetap dapat bertransaksi di ATM Bank Himbara (ATM LINK) tersebut dengan biaya yang lebih hemat jika dibandingkan dengan biaya transaksi selain jaringan ATM Link. Dimana pada umumnya biaya transaksi jaringan ATM lainnya mengenakan biaya yang lebih tinggi sebesar Rp4.000 Cek Saldo), Rp7.500 (Tarik Tunai) dan Rp6.500 (Transfer).
Sekadar diketahui, ATM Link milik Himbara sampai dengan saat ini masih dikelola oleh PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin). Ke depannya, ATM Link diharapkan dapat meningkatkan layanan perbankan inklusif, peningkatan keamanan, dan kualitas layanan yang pada akhirnya diharapkan dapat menciptakan kenyamanan nasabah Himbara dalam bertransaksi.
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
