Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 17 Maret 2021 09:55

Ilustrasi
Ilustrasi

Polisi Temukan Indikasi Kekerasan di Tubuh Mahasiswa Bone yang Meninggal Usai Diksar

Seorang mahasiswa di Bone meninggal usai mengikuti diksar mapala. Polisi menemukan ada indikasi kekerasan.

MAKASSAR, BUKAMATA - Jumat, 12 Maret 2021. Malam itu, Irsan (19) baru saja pulang dari pendidikan dasar (Diksar) selama 7 hari yang digelar organisasi Mapala di kampusnya di Bone.

Lalu, pada Sabtu 13 Maret 2021, dia merasakan sakit pada seluruh tubuhnya. Selama dua hari dia dirawat di rumahnya. Namun tak kunjung membaik. Lalu, pada Senin, 15 Maret 2021, dia dibawa ke rumah sakit. Sayang, di rumah sakit Irsan mengembuskan napas terakhirnya.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf mengatakan, saat ini pihaknya menyelidiki kasus ini. Pasalnya, diduga terjadi kekerasan dalam kegiatan tersebut.

"Penyelidikan sementara terjadi kekerasan, makanya ini kami selidiki," ujar AKP Ardy.

AKP Ardy bilang, penyidik menemukan indikasi kekerasan terhadap korban. Namun pihak kepolisian masih perlu mendalami lebih jauh. Menurutnya, pelakunya masih diselidiki, pasalnya, panitia banyak.

#kekerasan diksar mapala #mahasiswa meninggal #Bone