Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 27 November 2020 14:21

Rivat duduk di room 3 usai membunuh, Yebi dengan jaket berlumur darah, jenazah korban Ario dievakuasi, Yebi mencium kaki suaminya dan mengaku menyesal.
Rivat duduk di room 3 usai membunuh, Yebi dengan jaket berlumur darah, jenazah korban Ario dievakuasi, Yebi mencium kaki suaminya dan mengaku menyesal.

Izin Beli Susu untuk Anak, Ternyata Dipergoki Karaoke Bareng Selingkuhan, Begini Kronologi Lengkap Pembunuhan di Room Karaoke

Rivat ternyata sudah lama curiga istrinya bermain serong. Dia lalu memasang GPS di motor istrinya. Dari situ ketahuan, sang istri izin beli susu, ternyata pergi karaoke dengan selingkuhan.

PRABUMULIH, BUKAMATA - Rivat Eka Putra (43), membeber kronologi pembunuhan pria yang dia yakini selingkuhan istrinya, Ario Fernando (34). Itu dia beber di depan penyidik Polres Prabumulih, Sumatera Selatan.

Saat itu, Rabu, 25 November 2020. Rivat sedang di tempat kerja, ketika masuk pesan dari istrinya, Yebi (37). "Pa, saya pergi beli susu dulu ya?" tulisnya.

Rivat lalu menyalakan aplikasi GPS yang terhubung dengan alat pelacak di sepeda motor istrinya. Dia mengikuti jalurnya. Ternyata bukan ke toko. Malah ke Diva Family Karaoke.

Sudah setengah jam GPS itu berhenti di Diva. Rivat curiga. Dia lalu meminjam motor temannya. Katanya, untuk pulang sebentar.

Rivat memang wajar curiga. Pasalnya, dia sebelumnya sudah dua kali memergoki istrinya Yebi dengan Ario, seorang duda yang pernah dipenjara karena kasus KDRT.

Rivat saat itu sudah mengingatkan istrinya agar tak mengulangi perbuatannya. Tak hanya ke istrinya. Rivat juga sudah mengingatkan Ario, agar menjauhi istrinya. "Jangan ganggu rumah tangga kami," pintanya.

Karenanya, Rivat lalu memasangi sepeda motor istrinya dengan alat pelacak atau GPS. Itu juga diungkap Kanit Pidum Polres Prabumulih, Ipda AM Panera. Ipda Panera mengatakan, tersangka memasang GPS untuk melacak keberadaan istrinya.

"Tersangka memasang alat GPS untuk melacak istrinya yang diduga telah bermain dengan laki-laki lain dan dari GPS itu didapati ada di Diva bersama cowok lain," ungkapnya.

Di perjalanan menuju Diva, Rivat mampir isi bensin di salah satu SPBU. Saat membuka jok motor, dia melihat ada pisau. Usai isi bensin, Rivat kembali melanjutkan perjalanan ke Diva Karaoke.

Sementara itu, di Diva, Yebi datang sekitar pukul 13.30 WIB. Manajer Karaoke Diva Family Prabumulih, Egus mengatakan, Yebi check in karaoke sendirian di room 3.

Lalu setelah 15 menit, datang seorang laki-laki yang langsung masuk ke dalam room 3. Pria itu tak lain adalah Ario Fernando.

"Dan di dalam kita tidak tahu karena mereka karaoke," ujarnya.

Sekitar 30 menit kemudian, Rivat tiba. Petugas sekuriti sempat menegur dan bertanya apakah mau karaoke atau tidak.

"Katanya mau karaoke dan ditanya sudah check in belum dijawab belum, lalu disuruh check in lewat Whatsapp karena tak bisa masuk kalau belum," lanjut Egus.

"Tapi alasan pelaku (Rivat) baru pulang kerja dan karena kepanasan izin minta masuk ke dalam, sekalian menunggu teman katanya. Karena alasan itu, lalu diizinkan sekuriti," bebernya.

Rivat yang masuk ke Room 3, mendapati benar istrinya, Yebi ada di dalam ruangan. Dia tak sendiri. Berdua bersama Ario. Rivat gemetar menahan amarah. Dia lalu keluar, mengambil pisau di jok motor. Lalu masuk kembali ke Room 3.

Melihat Rivat menenteng pisau, sekuriti mengikuti. Saat itu, Rivat hendak menusuk istrinya, Yebi. Namun ditarik sekuriti. Dia langsung berbelok menusuk dada Ario dua kali. Satu di perut. Saat itu, Ario lalu terduduk. Ketika itulah, Rivat menggorok leher Ario.

Yebi lalu histeris. Dia keluar dengan baju berlumur darah. Rivat sendiri, masih di dalam Room 3. Dia duduk terhenyak. Sambil menyaksikan tubuh Ario yang tewas berlumur darah.

Itu diungkap pula Egus. Menurutnya, setelah Rivat masuk, tiba-tiba dirinya mendapat kabar dari karyawan ada yang berkelahi. Sekuriti kemudian mencoba memisah dengan menarik pelaku yang membawa pisau.

"Kita coba tarik tapi tidak bisa karena tenaga pelaku kuat, posisi saat itu pelaku hendak menusuk wanita bukan laki-laki. Lalu kami keluar memanggil polisi," ungkap Egus.

"Setelah sampai sini, perempuan (Yebi) sudah di luar gedung dengan darah semua," jelasnya.

"Kami bersama polisi menangkap pelaku di room, dia tidak kabur tapi di dalam room," tambah Egus.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman mengatakan, pembunuhan dilakukan pelaku karena kesal sang istri ada hubungan spesial dengan korban.

"Korban tewas ditempat dengan tiga luka tusuk di leher dan di tangan, motif diduga cemburu karena pelaku merasa istrinya ada hubungan dengan korban," katanya.

Tersangka Rivat mengatakan, dirinya sudah berulang kali menegur korban untuk tak mendekati istrinya lagi. Namun tak digubris. Dia meyakini, Yebi selingkuh dengan Ario sejak enam bulan lalu.

Malahan, Rivat mengaku pernah memergoki Ario dan Yebi. "Dua bulan lalu sempat ketahuan oleh saya dan sudah saya minta berhenti tapi ternyata masih," kata Rivat.

Rivat juga sudah mendatangi korban. Ia meminta Ario untuk menjauhi istrinya, Yebi. Namun, Ario dan Yebi tetap melanjutkan hubungan gelap mereka.

"Pernah ku datangi, ku minta supaya jauhi istri tapi masih saja," katanya.

Demi mencegah perselingkuhan tersebut, ia memasang GPS di motor sang istri.

"Sudah sering diomongi tapi masih, sudah sering ketahuan bohong, pernah pamitan beli pecel lele tapi hampir sejam, beli pulsa ke padat karya setengah jam padahal bukan ke sana. Saya marahi karena saya lihat di GPS bukan ke sana," katanya.

Yebi sendiri tak memungkiri hubungan gelapnya dengan Ario. Yebi mengaku kenal Ario lewat Facebook. "Kami sudah menjalin hubungan selama lima bulan ini," katanya.

Yebi mengaku kenal dengan korban dari media sosial facebook berawal dari saling komen dan kenalan. "Terus kami pacaran, (selingkuh) karena rasa nyaman," lanjut wanita yang telah memiliki anak tiga ini.

Lebih lanjut Yebi mengakui, setiap minggu bertemu korban minimal dua kali. "Seminggu dua kali, ini ketiga kali ketemuan," tambahnya.

Di ruang penyidik Polres Prabumulih, Yebi mengaku menyesal. Ia lalu bersimpuh mencium kaki suaminya Rivat beberapa kali. Dia mengaku sangat menyesal dan meminta ampun kepada suaminya.

#Pembunuhan selingkuhan #Perselingkuhan

Berita Populer