Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Dua DPO MIT ditembak mati Satgas Tinombala, pagi tadi. Itu setelah keduanya diintai sejak terendus masuk ke kota pada pekan lalu.
PALU, BUKAMATA - Selasa, 17 November 2020. Hari masih pagi, ketika Tim Satgas Tinombala, melakukan penggerebekan Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
Suara rententan senjata api terdengar di telinga warga. Di sebuah rumah, dua orang terpaksa ditembak mati. Keduanya adalah DPO berbahaya. Anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Wahid alias Aan alias Bojes dan Aziz Arifin alias Aziz.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto mengatakan, sebelumnya, salah satu dari keduanya, Wahid alias Aan alias Bojes, sempat terendus berkeliaran di Kelurahan Mamboro, Kota Palu. Itu terjadi pekan lalu. Ada warga yang melaporkannya. Satgas Tim Tinombala lantas melakukan pengintaian. Akhirnya terendus sampai di Parimo.
"Kini jenazah akan dievakuasi ke RS Bhayangkara Palu," ucap Didik.
Selain menembak mati dua DPO MIT, satgas gabungan TNI-Polri juga menemukan sejumlah barang bukti di TKP penggerebekan. Di antaranya, 2 unit bom lontong, 1 unit senjata jenis revolver, amunisi peluru 20 butir, GPS, dan barang bukti lainnya.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46