Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 15 Oktober 2020 11:13

Imam Arifin (baju oranye), saat diamankan.
Imam Arifin (baju oranye), saat diamankan.

Tak Terima Temannya Mau Disetubuhi Gratis, Pekerja Kafe Bacok Pengunjung hingga Tewas

Seorang pengunjung dibacok pekerja kafe. Itu setelah hendak menyetubuhi pekerja kafe secara gratis. Juga menikam salah seorang pekerja lainnya.

DENPASAR, BUKAMATA - Kejadiannya Minggu, 11 Oktober 2020. Pukul 12.00 Wita. Seorang pekerja kafe di Bali, Imam Arifin (34), membacok seorang pengunjung dengan celurit hingga tewas. Pelaku tak terima, rekannya hendak disetubuhi gratis. Seorang teman kerjanya yang lain, ditikam pakai pisau lipat oleh korban.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika membeber kronologinya. Malam itu, Sabtu, 10 Oktober 2020. Sekitar pukul 23.00 Wita. Korban, Gus Monjong (51), sedang meminum minuman keras di samping Kafe Jelita.

Usai minum, dia masuk ke Kafe Jelita. Dia mengajak seorang karyawan kafe berinisial FM untuk berhubungan badan. Sudah di dalam kamar, korban menanyakan berapa tarif yang harus dibayar kepada wanita FM.

Namun, setelah diberitahukan tarif yang harus dibayar sebesar Rp150 ribu, tiba-tiba korban menodongkan sebilah pisau ke arah wajah FM, sambil berkata, "saya tidak mau bayar pakai uang dan mau bayar pakai pisau."

Wanita FM berontak. Dia lalu keluar dari kamar untuk meminta pertolongan. Setelah itu, istri Imam Arifin meminta tolong. Saat itu, Gus Monjong diajak keluar dari Kafe Jelita.

Minggu (11/10/2020), sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi datang mengecek lokasi. Itu lantaran ada informasi pengancaman karyawan. Namun saat itu, Gus Monjong juga ada di lokasi.

Saat itu, polisi sedang mengumpulkan informasi di depan Kafe Jelita sambil membuat situasi kondusif. Tiba-tiba, Gus Monjong berpapasan dengan karyawan kafe, YPP. Saat itu, Gus Monjong beradu dada dengan YPP, sehingga saat itu menyebabkan keduanya adu mulut. Melihat hal tersebut, anggota Opsnal Polsek Denpasar Selatan dan beberapa warga berusaha melerai, namun secara tiba-tiba, Gus Monjong mengeluarkan pisau lipat langsung menghampiri YPP dan menikam YPP pada bagian perut.

Melihat temannya ditikam, dan seorang rekan wanitanya hendak disetubuhi gratis, membuat Imam Arifin geram. Dia lalu membacok bagian kepala Gus Monjong menggunakan celurit.

"Setelah kejadian tersebut, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Bali Mandara dan setelah mendapatkan perawatan selanjutnya korban dirujuk ke RSUP Sanglah dan pada Minggu tanggal 11 Oktober 2020 sekira pukul 12.00 Wita, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," papar Hadi.

#Pembacokan #Bali

Berita Populer