Aswad Syam
Aswad Syam

Sabtu, 15 Agustus 2020 16:42

Prajurit TNI AD tiba di Bandara Sis Al-Jufri Palu, siang tadi.
Prajurit TNI AD tiba di Bandara Sis Al-Jufri Palu, siang tadi.

Ali Kalora Cs Makin Berulah, Mabes TNI AD Datangkan 150 Prajurit Bantu Perburuan

Ali Kalora Cs makin berulah. Berbagai aksi teror dilakukan. Mabes TNI AD pun mengirim bala bantuan untuk melakukan perburuan.

PALU, BUKAMATA - Sebanyak 150 personel TNI tiba di Bandara Sis Aljufri, Palu, siang tadi. Prajurit BKO TNI AD tersebut datang dalam 2 gelombang.

Gelombang pertama tiba pukul 12.00 Wita. Ada 41 personel. Gelombang kedua, 109 personel, tiba pukul 14.00 Wita. Total ada 150 orang.

Mereka dari Mabes TNI AD. Ditugaskan khusus mengejar Kelompok Mukahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora Cs, yang saat ini bersembunyi di hutan di wilayah Sulteng.

Mereka bergabung dengan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2020.

"Hari ini telah tiba 150 personel Satgas Tinombala BKO TNI AD di Palu," kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto, Sabtu (15/8/2020) siang.

Dalam sepekan terakhir, kelompok MIT mulai muncul kembali melakukan aksi teror. Seorang purnawirawan TNI ditemukan tewas di Pegunungan Malahena, Lembah Napu, Poso. Jasadnya membusuk saat ditemukan.

"Kami masih menyelidiki kondisi korban, belum diketahui apakah ada luka tembak atau tidak. Korban diperkirakan meninggal sejak 11 Agustus. Kondisinya pun kini sudah membengkak dan membusuk. Jadi tidak kelihatan, harus ada tim identifikasi," ucap Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, kemarin.

Sebelumnya, seorang petani tewas dibacok kelompok itu, saat menggambarkan peta di atas tanah, jalan menuju desa. Korban saat itu tengah menjaga kebun jagung, ketika dibawa ke markas kelompok itu. Kedua petani itu diminta menunjuk jalan menuju desa. Saat menggambar, korban langsung dipukul dari belakang dan diberondong tembakan.

Untung, rekannya masih bisa melarikan diri dan bersembunyi di semak-semak hingga pagi.

#Teroris

Berita Populer