MAKASSAR, BUKAMATA - Wabah virus corona menghentakkan dunia. Korban terus berjatuhan. Tidak pandang usia, jenis kelamin, strata sosial, agama, profesi dan warna kulit. "Saatnya saling bantu membantu," ujar Ketua Paramita Foundation Gouwtamai Chandra, saat menyerahkan bantuan APD, handscoon, dan peralatan lainnya kepada ketua Satgas IDI Makassar tanggap Covid-19 Dr Muhammad Sakti Sp.OT.
Gouwtamai didampingi Wakil Ketua Paramita Foundation Tjing Ming Nelly, pendeta Edwin Jauhari, dan pengurus Yayasan Dana Paramita Buddha Maitreya Indonesia, disaksikan Koordinator Logistik Satgas IDI Makassar tanggap Corona Dr Muhammad Phetrus Johan Sp.OT (K).
Gouwtamai Chandra mengatakan, Paramitha Foundation bersyukur bisa terlibat dalam misi kemanusiaan Covid-19, dan bisa berbagi khususnya mendukung dokter, paramedis serta relawan di seluruh puskesmas dan rumah sakit rujukan melalui IDI Makassar.
"Kami meyakini bahwa seluruh dokter dan paramedis, selalu siap menangani pasien corona yang dirujuk di rumah sakit rujukan. Namun kendala utama dokter serta paramedis masih kendala Alat Pelindung Diri (APD). Apalagi penderita di Sulsel semakin bertambah. Belum lagi di faskes puskesmas yang menjadi garda terdepan bagi masyarakat, yang diperkirakan terpapar virus corona," pungkas dr Gouwtamai.
BERITA TERKAIT
-
Dokter Pejuang dari Sulsel, dr. Abdul Azis SpU, Wafat di Tanah Suci Usai Baktikan Diri untuk Kemanusiaan
-
Kata IDI Soal Pakaian Bekas Impor: Kemampuan Masyarakat Kita Ini Berbeda!
-
8 Pandangan WHO Terhadap Situasi Covid Saat Ini
-
Setelah Mempertimbangkan Kategori Covid sebagai Flu Biasa, Kini Jepang Terapkan Aturan Tidak Wajib Masker
-
Jokowi Mengakhiri PPKM, Kasus Covid-19 Meningkat Menjadi 366 Kasus