Aswad Syam
Aswad Syam

Sabtu, 11 April 2020 14:54

Petugas dari Dinkes Samarinda, menjemput kembali N dari rumahnya. (Suriyatman/Detik.com)
Petugas dari Dinkes Samarinda, menjemput kembali N dari rumahnya. (Suriyatman/Detik.com)

PDP Samarinda yang Mengamuk dan Pulang ke Rumahnya, Dijemput Kembali Dinkes

Pasien PDP Covid-19 yang mengamuk, akhirnya dijemput kembali oleh petugas Dinkes Samarinda.

SAMARINDA, BUKAMATA - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Samarinda, mengamuk dan mengancam petugas medis dengan pecahan kaca. Pasien yang diketahui pernah mengikuti Ijtima di Gowa itu, menolak diisolasi. Petugas medis lalu memulangkan ke rumahnya.

Namun, Wali Kota Samarinda memerintahkan untuk menjemput kembali pasien berinisial N itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr Ismed Kosasih pun mendatangi rumah N untuk dikembalikan ke Rumah Sakit Umum AW Sjahranie Samarinda.

Ada 5 orang petugas medis dari Dinkes Kota Samarinda, langsung menuju ke rumah PDP berusia 52 tahun itu. PDP tersebut sebelumnya dinyatakan positif COVID-19, berdasarkan hasil rapid test di Rumah Sakit Umum AW Syahranie.

Petugas diterima oleh N dan istrinya berinisial F di rumah itu. Pengambilan sampel swab dilakukan di teras rumah. Hanya dua petugas yang masuk dan mengambil sampel swab terhadap N dan F.

Sementara itu Ibran Kabid Kedaruratan dan kebencanaan BPBD Kota Samarinda bilang, hasil uji yang diambil pagi ini adalah upaya untuk menentukan tindak lanjut dari proses penangananya.

Kemarin, pasien PDP yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa ini, sudah diisolasi. Hanya saja, yang bersangkutan menolak dan memaksa untuk diantar pulang.

"Dia sudah diisolasi sejak 8 April 2020. Namun kemarin dia memaksa pulang, karena tidak ditemani istrinya. Dia mau melanjutkan isolasi asal sang istri juga bersamanya," kata Ibran.

Siang ini, keduanya akan kita bawa ke rumah sakit berdasarkan instruksi Wali Kota Samarinda. Selain itu, warga juga ingin pasien terkait Corona dirawat di RS dan keberatan pemerintah melakukan isolasi kawasan.

#Cegah Corona #Samarinda #Pasien Positif #Ijtima Dunia