“Dua Tahun Tak Ada Berita Baik”, Mahasiswa Trisakti Kritik Pemerintah
29 Oktober 2026 22:22
Pemkot Parepare menyalurkan bantuan peralatan dan menggelar pelatihan kewirausahaan untuk memperkuat UMKM, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pendapatan keluarga.
PAREPARE, BUKAMATANEWS — Pemerintah Kota Parepare memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran bantuan peralatan sekaligus pelatihan manajemen kewirausahaan. Langkah ini diharapkan tidak sekadar membantu operasional usaha, tetapi juga mendorong pelaku UMKM meningkatkan produktivitas, memperluas pemasaran, dan memperkuat ekonomi keluarga.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyerahkan bantuan peralatan kepada sejumlah pelaku UMKM dalam kegiatan Pelatihan Manajemen Kewirausahaan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare di Balai Ainun, Sabtu (12/9/2026).
Tasming berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang kebutuhan usaha dan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya.
"Selamat kepada penerima, mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat,” ucap Tasming.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha tidak semata-mata diukur dari nilai atau besarnya bantuan yang diberikan. Lebih penting dari itu, bantuan harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
"Sekali lagi, tentu bantuan ini jangan dilihat dari besar atau kecilnya, tetapi kita lihat ini bukti bagaimana pemerintah hadir di tengah-tengah kita,” ungkapnya.
Tasming Tekankan Kejujuran dan Kerja Keras
Di hadapan para pelaku UMKM, Tasming juga mengingatkan pentingnya membangun usaha dengan menjunjung tinggi kejujuran, amanah, dan kerja keras.
Ia menilai, keberhasilan dalam berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh modal dan peralatan, tetapi juga oleh integritas serta kesungguhan pelaku usaha dalam menjalankan bisnis.
"Kita kan pengusaha itu cari nafkah. Di dalam agama pun kita harus cari nafkah yang halal. Kuncinya itu kejujuran, amanah, luruskan niat, dan kerja keras,” katanya.
Tasming, yang pernah menjadi anggota DPRD Parepare selama dua periode, berharap para penerima bantuan tidak berhenti pada pemanfaatan fasilitas yang diberikan pemerintah. Mereka juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk, menjaga kepercayaan pelanggan, serta mengembangkan usaha sesuai kebutuhan pasar.
Dengan pengelolaan yang baik, bantuan peralatan diharapkan dapat menjadi modal pendukung bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas peluang usaha.
Selain memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, Tasming mengajak warga untuk turut mendoakan keselamatan Kota Parepare di tengah berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
"Sekarang ini luar biasa Indonesia banyak terjadi bencana. Jadi, kalau kita salat, kita doakan Kota Parepare supaya kita dijauhkan dari bencana,” tandasnya.
Pelatihan Jadi Bekal UMKM Menghadapi Persaingan
Kepala DP3A Kota Parepare, Wildana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 954/VI/Tahun 2026 tentang Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kota Parepare Tahun Anggaran 2026.
Pelaksanaannya juga mengacu pada petunjuk teknis bantuan keuangan Provinsi Sulawesi Selatan untuk kegiatan peningkatan kualitas UMKM melalui sinergi Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
Wildana mengatakan, pelatihan manajemen kewirausahaan dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pelaku UMKM agar mampu mengelola dan mengembangkan usaha secara lebih produktif, inovatif, serta berkelanjutan.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sehingga mampu mengembangkan usaha yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Wildana, pemberian bantuan peralatan menjadi salah satu bentuk dukungan konkret pemerintah untuk membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan operasional sesuai dengan karakteristik bisnis masing-masing.
Namun, dukungan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan manajerial yang memadai agar pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas yang diterima secara optimal.
Pembukuan dan Pemasaran Digital Jadi Perhatian
Selain penyaluran bantuan peralatan, pelatihan juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola administrasi dan pembukuan usaha.
Kemampuan mencatat pemasukan, pengeluaran, serta perputaran modal dinilai penting agar pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan bisnis dan mengambil keputusan secara lebih tepat.
Pelaku UMKM juga didorong memahami strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan konsumen. Pemanfaatan teknologi diharapkan membuka peluang bagi produk lokal agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya mengandalkan penjualan secara langsung.
Aspek legalitas usaha dan akses pembiayaan turut menjadi perhatian dalam pengembangan kapasitas pelaku UMKM. Pemahaman mengenai kedua hal tersebut diharapkan membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang untuk mengembangkan skala bisnis.
Wildana berharap penguatan keterampilan dan dukungan sarana usaha tersebut dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
“Pada akhirnya, pengembangan usaha ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” jelas Wildana.
Melalui kombinasi bantuan peralatan dan pelatihan kewirausahaan, Pemerintah Kota Parepare berharap UMKM semakin mampu bertahan menghadapi persaingan, meningkatkan kualitas produk, dan menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari dorongan pemerintah daerah agar UMKM tidak hanya bertahan sebagai usaha berskala kecil, tetapi memiliki kapasitas untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian masyarakat Parepare.
29 Oktober 2026 22:22
29 Oktober 2026 21:55
29 Oktober 2026 14:50
29 Oktober 2026 11:11
29 Oktober 2026 13:15
29 Oktober 2026 09:34
29 Oktober 2026 11:01
29 Oktober 2026 10:53