Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 27 Oktober 2026 17:21

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, saat Konfrensi Pers AMI Awards 2026, di Hotel Claro Makassar, Selasa, 27 Oktober 2026.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, saat Konfrensi Pers AMI Awards 2026, di Hotel Claro Makassar, Selasa, 27 Oktober 2026.

Musik Timur Jadi Kategori Baru di AMI Awards 2026

AMI Awards 2026 mengusung tema "Ruang Nada Nusantara" yang menggambarkan keberagaman musik Indonesia, mulai dari musik tradisional hingga karya modern. Malam puncak AMI Awards 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 November 2026, di Ciputra Artpreneur, Jakarta.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Ajang penghargaan musik bergengsi, Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards akan kembali dihelat pada 4 November 2026 mendatang. Musik Timur yang belakangan ini kerap viral, menjadi salah satu kategori baru di ajang ini.

Penghargaan dengan kategori Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik akan menjadi daya tarik tersendiri. Diketahui, sejumlah lagu dari Timur bahkan menjadi viral hingga skala nasional seperti lagu Tabola Bale, Stecu-stecu, dan sejumlah lagu lainnya yang memiliki penikmatnya sendiri di masyarakat.

"Keragaman musik Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Kekayaan budaya dari berbagai daerah menjadi salah satu kekuatan musik nasional," kata Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, saat Konfrensi Pers AMI Awards 2026, di Hotel Claro Makassar, Selasa, 27 Oktober 2026.

Selain kategori Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik, adapula tiga kategori baru lainnya. Yakni Album Rap/HipHop Terbaik, Karya Produksi Musik Etno Terbaik, dan Karya Produksi HipDut Terbaik.

"Musik tentu mempunyai satu porsi khas tersendiri, karena Indonesia ini adalah negara dengan mega diversity. Ekspresi budaya kita melalui musik ini sangat beragam, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," ujar Fadli.

Menurut Fadli, genre musik Indonesia juga dinamis, tergantung perkembangan zaman. Ia juga menyoroti kuatnya minat masyarakat terhadap karya musisi dalam negeri.

"Ini merupakan sebuah prestasi, karena secara statistik 80 persen masyarakat Indonesia mendengarkan musik Indonesia. Tentu ini merupakan sebuah prestasi luar biasa, ekosistem musik Indonesia ditumbuhkan dengan sangat baik," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI), Chandra Darusman, mengatakan, AMI Awards terus mengikuti perkembangan musik nasional dengan memberikan ruang bagi karya-karya baru. Penyelenggaraan AMI selama hampir tiga dekade memperlihatkan kekayaan dan perkembangan kreativitas musisi Indonesia.

"29 tahun AMI terselenggara, bukan hanya sekedar agenda rutin tapi juga ada karya-karya baru yang ditampilkan, bukti kekayaan budaya musik Indonesia yang begitu luar biasa," katanya.

Penambahan empat kategori pada AMI Awards tahun ini ditetapkan berdasarkan hasil Sidang Kategorisasi AMI yang berlangsung pada 22 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kategori HipDut dan Lagu Pesta Timur menjadi bagian dari penyesuaian penghargaan terhadap perkembangan musik yang tumbuh di masyarakat. Sementara kategori Musik Etno memberikan ruang bagi karya yang mengangkat kekayaan musik tradisi.

AMI Awards 2026 mengusung tema "Ruang Nada Nusantara" yang menggambarkan keberagaman musik Indonesia, mulai dari musik tradisional hingga karya modern.

Malam puncak AMI Awards 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 November 2026, di Ciputra Artpreneur, Jakarta. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#AMI Awards 2026 #Menteri Kebudayaan Fadli Zon #Musik Timur