Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Kamis, 03 September 2026 18:51

Salah satu kedai di Kantin SD Kompleks IKIP Makassar sudah menerapkan pembayaran melalui QRIS.
Salah satu kedai di Kantin SD Kompleks IKIP Makassar sudah menerapkan pembayaran melalui QRIS.

QRIS Merambah Sekolah Dasar di Sulsel, Siswa SD Kompleks IKIP Makassar Jajan Pakai e-Wallet

Pembayaran menggunakan QRIS jauh lebih efektif dan efisien. Anak-anak juga tidak perlu memegang uang tunai. Yang paling penting, mereka belajar mengelola keuangan sejak dini.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Pertumbuhan transaksi digital di Sulawesi Selatan cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, jumlah pengguna dan merchant QRIS mencapai 1,5 juta.

Pengguna dan merchant QRIS juga telah merambah ke sekolah-sekolah. Kantin di sekolah telah menerapkan pembayaran melalui QRIS. Salah satunya di kantin SD Kompleks IKIP Makassar, di Jalan AP Pettarani Kota Makassar.

Kekira Athaleta (12 tahun), salah satu murid SD Kompleks IKIP Makassar, mengatakan, orangtuanya memberikan uang saku setiap minggunya melalui e-wallet yang dibuatkan di ponselnya. Karena ia belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), akun tersebut menggunakan identitas sang ibu.

"Ibu buatkan akun DANA. Uang jajan dikasi Rp100 ribu per Minggu," ujar Kekira.

Ia mengaku, membayar dengan QRIS lebih mudah. Tidak perlu memegang uang tunai, atau repot dengan kembalian.

"Kalau pegang uang tunai biasa hilang, apalagi kalau kembalian uang koin. Kalau pake QRIS, lebih mudah," tuturnya.

Kekira mengaku tidak pernah menghabiskan uang yang di top up kan di dompet digitalnya. Setiap minggunya, selalu ada sisa. "Tidak pernah habis, selalu ada sisa," imbuhnya.

Abel (12 tahun), yang juga merupakan murid SD Kompleks IKIP turut menceritakan pengalamannya menggunakan QRIS. Ia mengaku, pernah kehabisan uang jajan. Karena kantin di sekolahnya sudah menggunakan QRIS, ia tinggal mengirimkan barcode tersebut kepada sang ibu.

"Kantin disini rata-rata sudah pakai QRIS, jadi lebih mudah. Uang jajan ku juga sudah lewat akun DANA, jadi bayar jajan di kantin pakai QRIS," imbuhnya.

Perkenalkan Transaksi Keuangan Digital Sejak Dini

Dewi (40 tahun), warga Jalan Deng Tata 1 Kota Makassar, mengaku telah memperkenalkan transaksi keuangan digital sejak dini kepada anak-anaknya. Sang putri, Kekira Athaleta, yang masih duduk di bangku sekolah dasar, telah diperkenalkan dengan metode pembayaran QRIS.

Bukan tanpa alasan. Dewi menyebut, pembayaran menggunakan QRIS jauh lebih efektif dan efisien. Anak-anak juga tidak perlu memegang uang tunai. Yang paling penting, mereka belajar mengelola keuangan sejak dini.

"Sekarang semua serba digital. Kalau anak-anak tidak diperkenalkan sejak dini, mereka akan kesulitan beradaptasi dengan kemajuan teknologi," ujarnya.

"Biasanya juga, saat anak-anak belanja di kantin dan penjualnya tidak ada uang kembalian, anak-anak yang disuruh pergi tukar uang. Kalau bayar pakai QRIS, hal seperti ini tidak perlu lagi dialami anak-anak," imbuhnya.

Jaga Keamanan Digital

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, dalam beberapa kesempatan mengingatkan tentang keamanan transaksi digital. Seiring dengan perluasan penggunaan QRIS, ia menekankan agar selalu menjaga keamanan data pribadi, PIN, One Time Password (OTP), serta informasi penting lainnya dalam setiap transaksi digital guna menghindari risiko kejahatan siber.

Berdasarkan data Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, volume transaksi QRIS pada Juni 2026 menyentuh 28,8 juta transaksi, melonjak tajam 139,6 persen (YoY). Peningkatan frekuensi ini turut mengerek nominal transaksi bulanan ke angka Rp2,57 triliun atau naik 83 persen (YoY).

Pertumbuhan user base terus berlanjut dengan total 1,48 juta pengguna atau +17,47 persen (YoY), yang didukung oleh perluasan titik akseptasi menjadi 1,46 juta merchant atau +16,5 persen (YoY).

Lonjakan persentase volume transaksi hingga 140 persen, yang jauh melampaui pertumbuhan jumlah pengguna 17,47 persen, kata Rizki, mengindikasikan peningkatan intensitas usage. Masyarakat tidak hanya sekadar mendaftar, tetapi semakin rutin menjadikan QRIS sebagai instrumen pembayaran utama dalam kegiatan sehari-hari. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan #SD Kompleks IKIP Makassar #Qris #Transaksi keuangan digital

Berita Populer