Kembangkan Kakao dan Lada Berbasis Desa, Bupati Luwu Timur Kolaborasikan Program Pandu Juara dan Desa Tematik Kemendes PDT
Menteri Yandri menyatakan dukungan terhadap pengembangan lada dan kakao berbasis desa dan siap berkunjung ke Luwu Timur guna melihat secara langsung potensi serta program pembangunan desa yang sedang dikembangkan.
LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, akan mengolaborasikan program Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera atau dikenal dengan Pandu Juara, dengan program Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), yakni Desa Tematik. Kolaborasi ini akan dilakukan khususnya pada desa penghasil kakao dan merica.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Irwan Bachri Syam secara khusus menemui Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, di Kantor Kemendes PDT, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Maret 2026. Iapun memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Luwu Timur.
Diketahui, Luwu Timur merupakan salah satu sentra perkebunan utama di Sulawesi Selatan, dengan kakao dan merica (lada) sebagai komoditas unggulan utama di samping nikel. Daerah ini memiliki luas lahan kakao lebih dari 12.500 hektar dengan produksi tinggi, sementara lada Luwu Timur, khususnya jenis malonan satu, dikenal berkualitas premium dan diekspor ke Eropa.
Luwu Timur adalah penghasil biji kakao terbaik, dengan sentra di Kecamatan Mangkutana (lebih dari 990 hektar).
Kabupaten ini juga dikenal merupakan pusat pengembangan lada (merica) di Kawasan Timur Indonesia. Sekitar 70% dari 5.500 hektar lahan lada berada di Kecamatan Towuti. Produksi lada mencapai rata-rata 10 ton per hektar dalam dua tahun terakhir.
Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, menyambut positif inisiatif Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperkuat pembangunan desa serta mengapresiasi komitmen daerah dalam mendorong kemandirian desa melalui berbagai program yang dijalankan.
"Kami menyampaikan apresiasi terhadap Program Pandu Juara dan siap dikolaborasikan dengan Program Desa Tematik Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal," jelas Mentri Yandri.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat "Bangun Desa, Bangun Indonesia" yang menjadi slogan Kemendes PDT RI dalam mendorong kemajuan desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan lada dan kakao berbasis desa dan siap berkunjung ke Luwu Timur guna melihat secara langsung potensi serta program pembangunan desa yang sedang dikembangkan. (*)
News Feed
Halal Bihalal KMB Sulsel, Teguhkan Nilai “Maja Labo Dahu” di Perantauan
19 April 2026 15:33
129 Mahasiswa STIKes Bhayangkara Makassar Dikerahkan ke Sulbar untuk PKL
18 April 2026 19:20
11 Juta Peserta PBI JKN Dialihkan, Mensos Pastikan Tepat Sasaran
18 April 2026 18:04
Berita Populer
19 April 2026 15:36
19 April 2026 15:33
