Raih 11 Medali, Luwu Timur Peringkat Empat Besar MTQ Tingkat Provinsi Sulsel
19 April 2026 21:40
Program sarpras ini tidak dibatalkan, hanya akan diverifikasi ulang usulan. Ini dilakukan agar program sarpras ini nantinya betul-betul dirasakan manfaatnya oleh petani, bukan dinikmati oleh kalangan tertentu saja.
LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur akan memverifikasi ulang sejumlah usulan kelompok petani sawit lewat program sarpras tahun 2025.

Meski usulan itu sudah diketahui oleh pemerintah pusat, namun Pemda tak ingin kelompok ini hanya sebagai alat memuluskan turunnya proyek sarpras jalan produksi yang dinikmati segelintir orang saja.
"Kita mau cek ulang usulan ini, apakah murni usulan petani. Pemda tidak mau kelompok ini dibentuk satu orang saja agar supaya proyek ini bisa turun," kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Luwu Timur, Muhtar, Jumat, 3 Oktober 2025.
Ia menegaskan, program sarpras ini tidak dibatalkan, hanya akan diverifikasi ulang usulan. Ini dilakukan agar program sarpras ini nantinya betul-betul dirasakan manfaatnya oleh petani, bukan dinikmati oleh kalangan tertentu saja.
Meski disebut-sebut evaluasi ini berkaitan dengan politik, Muhtar menegaskan tidak ada kaitannya. Buktinya, ada usulan kelompok dari Desa Bone Pute tetap diterima.
"Di desa itu, Pak Bupati dan Ibu Wabup meraih suara sedikit di Pilkada kemarin, tapi faktanya kelompok dari sana tetap kami akomodir, jadi tidak ada kaitannya dengan politik," terangnya.
"Kami hanya ingin memastikan kelompok lahir dari usulan petani bukan sengaja dibentuk oleh salah satu orang yang sengaja mencari keuntungan," tandasnya.
Ditanya usulan kelompok yang masuk, tambah Muhtar, diantaranya kelompok tani Caryata Jaya dari Desa Kasintuwu, kelompok tani Laimbo Permai Desa Margolembo, kelompok tani Laimbo Sejahtera Desa Kasintuwu, dan kelompok tani Mangenre Desa Pertasi Kencana. (*)