MAKASSAR,BUKAMATA - Dalam rangka memperingati Rabiul Awwal atau bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, Polrestabes Makassar menggelar acara maulid.
Acara ini diadakan di Halaman Apel Polrestabes Makassar, Jl. Jend. Ahmad Yani No. 9, Kota Makassar, dan melibatkan ustaz kondang Sulsel, Ustaz Das'ad Latif.
Ustaz Das'ad Latif, yang juga seorang dosen di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, dalam ceramahnya menekankan pentingnya memahami sejarah hidup Nabi Muhammad SAW sebagai cara terbaik untuk meneladani sifat-sifat beliau.
Menurutnya, pemahaman akan sejarah hidup Rasulullah memungkinkan setiap muslim untuk mengambil hikmah dan keteladanan dari beliau.
Dalam ceramah yang disampaikan dengan tegas dan diselingi dengan humor sehat, Ustaz Das'ad mengajak para polisi untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
Dia juga memberikan contoh perilaku kehidupan yang dapat dijadikan teladan dari Nabi Besar Muhammad SAW.
"Mari kita tingkatkan kinerja dengan ikhlas dan meneladani akhlak Rasulullah SAW," ucapnya.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhammad Ngajib, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat berkumpul dan merenungkan kehidupan Rasulullah SAW bersama-sama.
Ia menekankan bahwa tugas polisi adalah tugas yang mulia, dan bahwa mereka harus mengayomi, melayani, dan melindungi masyarakat dengan baik.
"Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita bisa meningkatkan kinerja dengan ikhlas dan bekerja cerdas untuk mewujudkan Polri yang presisi," tegas Ngajib.
Selain rangkaian acara maulid, dalam acara ini juga diberikan penghargaan kepada anggota Polrestabes Makassar yang telah berprestasi.
BERITA TERKAIT
-
Penyerangan Brutal Geng Motor Makassar, Empat Pelaku Utama Dibekuk
-
Ricuh Demo 30 Tahun Amarah di UMI Makassar, Polisi Amankan 109 Mahasiswa
-
Viral! 7 Bulan Hilang, Gadis Gorontalo Ditemukan Tak Jauh dari Tempat Ayah Menumpang
-
Meresahkan, Munafri Minta Polisi Tindak Aksi Remaja Tembak-tembakan Senjata Mainan di Jalanan
-
Jaring Ratusan Kendaraan Knalpot Brong, Kasat Lantas Polrestabes Makassar dengan Tegas Bilang Tidak Ada Toleransi Bagi Pelanggar