Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 05 Mei 2026 20:55

Tim Resmob Polda Sulsel mengamankan empat pelaku utama geng motor yang terlibat dalam serangkaian aksi penyerangan brutal di Kota Makassar.
Tim Resmob Polda Sulsel mengamankan empat pelaku utama geng motor yang terlibat dalam serangkaian aksi penyerangan brutal di Kota Makassar.

Penyerangan Brutal Geng Motor Makassar, Empat Pelaku Utama Dibekuk

Para pelaku mengakui telah terlibat dalam sejumlah aksi penyerangan di berbagai lokasi, diantaranya di Jalan Pongtiku yang sempat viral di media sosial, Jalan Urip Sumoharjo, hingga kawasan Monumen Korban 40.000 Jiwa.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Tim Resmob Polda Sulsel mengamankan empat pelaku utama geng motor yang terlibat dalam serangkaian aksi penyerangan brutal di Kota Makassar. Penangkapan dilakukan pada Senin dini hari, 4 Mei 2026, di sejumlah lokasi berbeda, termasuk wilayah Kandea, Tallo, dan Bontoala.

Keempat pelaku ditangkap setelah sebelumnya terlibat dalam aksi kekerasan yang menyebabkan seorang korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.

Peristiwa penyerangan terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WITA di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala. Saat itu korban bersama dua rekannya sedang berboncengan sepeda motor, lalu berpapasan dengan sekelompok geng motor.

Kelompok tersebut kemudian berbalik arah dan melakukan pengejaran. Salah satu pelaku menebas kepala korban menggunakan senjata tajam hingga korban terjatuh. Korban bahkan sempat terlindas sepeda motor pelaku sebelum akhirnya mendapat pertolongan.

Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan intensif setelah menerima laporan kejadian tersebut.

"Tim melakukan patroli dan pengintaian, kemudian mendapati adanya aksi penyerangan di wilayah Tallo sekitar kompleks Unhas. Dari situ dilakukan pengejaran hingga beberapa pelaku berhasil diamankan," ujar AKP Wawan.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian berhasil mengamankan empat pelaku utama di beberapa titik berbeda di Makassar.

AKP Wawan mengungkapkan, para pelaku mengakui telah terlibat dalam sejumlah aksi penyerangan di berbagai lokasi, diantaranya di Jalan Pongtiku yang sempat viral di media sosial, Jalan Urip Sumoharjo, hingga kawasan Monumen Korban 40.000 Jiwa.

"Mereka beraksi secara berkelompok dengan jumlah puluhan orang, berkeliling menggunakan sepeda motor. Beberapa pelaku lainnya masih dalam pengejaran," jelasnya.

Dalam melancarkan aksinya, para pelaku menggunakan berbagai jenis senjata seperti busur panah, parang, hingga benda tumpul untuk menyerang korban.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa mata busur, ketapel, senjata tajam, dua unit telepon genggam, serta sebuah dompet. Saat ini, para tersangka bersama barang bukti telah diserahkan ke Polsek Bontoala untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Geng motor serang warga #Penyerangan #Polda Sulsel #Polrestabes Makassar

Berita Populer