Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan JM Hutagaol, mengaku telah menerima laporan itu dan akan mempertemukan kedua pihak.
MAKASSAR, BUKAMATA - Seorang siswa madrasah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), inisial A, diduga dianiaya oknum gurunya, SN dengan cara dicubit hingga lebam.

Keluarga yang tidak terima akhirnya melaporkan ini ke Polrestabes Makassar. Kasus ini pun sementara didalami.
"Dicubit berkali-kali, sebanyak empat kali," kata ibu korban, E, Sabtu, 30 September 2023.
Peristiwa ini bermula saat korban A bermain di dalam musalah sekolahnya. Ia kemudian ditegur oleh gurunya, SN, lalu dicubit pada bagian punggung.
"Awalnya nda mau ngomong, tapi setelah dibentak baru ngomong. Kalau Pak SN yang mencubit dia di musallah," sebutnya.
E kemudian mendatangi sekolah anaknya. Ia mempertanyakan perlakuan guru SN terhadap anaknya itu. Tidak puas dengan jawaban SN, ia pun melaporkan ini ke polisi.
"Anak saya sudah divisum, hari itu juga visumnya. Pas saya laporkan pada Senin lalu," terang E.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan JM Hutagaol, mengaku telah menerima laporan itu dan akan mempertemukan kedua pihak. (*)
17 Mei 2026 23:52
17 Mei 2026 21:51