Belum Ada Bacapres Umumkan Bacawapres, Pengamat : Saling Tunggu dan Hati-hati
"Seluruh koalisi partai politik sedang menunggu dan berhati-hati, mereka melakukan perhitungan matang untuk menentukan posisi bakal calon wakil presiden," ujar Andriadi dalam keterangan tertulisnya pada Senin (10/7/2023).
BUKAMATA- Jelang pemilihan presiden 2024 mendatang, saat ini tiga bakal calon presiden (bacapres), yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan, mendominasi dalam sejumlah survey elektabilitas. Sayangnya hingga saat ini belum ada pergerakan signifikan dari masing-masing bacapres maupun tim pemenangannya mengenai siapa sosok bakal calon wakil presiden yang bakal mendampingi mereka.

Andriadi Achmad, seorang pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, menyatakan bahwa saat ini semua koalisi partai politik saling menunggu dan berhati-hati serta mempertimbangkan dengan matang untuk menentukan posisi bakal cawapres.
"Seluruh koalisi partai politik sedang menunggu dan berhati-hati, mereka melakukan perhitungan matang untuk menentukan posisi bakal calon wakil presiden," ujar Andriadi dalam keterangan tertulisnya pada Senin (10/7/2023).
Andriadi mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh persaingan ketat dalam elektabilitas tiga bacapres tersebut. Oleh karena itu, posisi cawapres dalam Pilpres 2024 menjadi kunci keberhasilan bagi koalisi partai politik.
Meskipun saat ini sudah muncul beberapa nama potensial seperti Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono, Ridwan Kamil, Erick Thohir, Mahmud MD, Khofifah Indar Parawansa, Puan Maharani, Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, dan beberapa tokoh lainnya, namun bakapres dan koalisi partai politik masih belum mengumumkan calon wakil presiden mereka dengan segera.
Sebagai Direktur Eksekutif Nusantara Institute Political Communication Studies and Research Centre (PolCom SRC), Andriadi memprediksi bahwa para koalisi partai politik akan menggunakan waktu-waktu terakhir untuk menentukan pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden.
"Pada saat yang tepat, menurut saya, yaitu menjelang batas akhir pendaftaran bakapres-bacawapres pada November 2023 mendatang, baru koalisi partai politik akan menentukan dan mengumumkan calon wakil presiden seperti penunjukkan KH. Ma'ruf Amin oleh Koalisi Indonesia Hebat Jilid II pada pilpres 2019 lalu," ujarnya.
Oleh karena itu, waktu yang tersisa hingga tahapan pendaftaran bakapres-bacawapres 2024, yaitu antara 19 Oktober hingga 25 November 2023, akan dimanfaatkan oleh semua koalisi untuk melihat berbagai kemungkinan.
Saat ini, sudah ada deklarasi dari koalisi perubahan dan persatuan yang mendukung Anies Rasyid Baswedan, koalisi kebangkitan Indonesia Raya yang mendukung Prabowo Subianto, dan koalisi PDIP-PPP yang mendukung Ganjar Pranowo. Namun, Koalisi Indonesia Bersatu, Golkar, dan PAN belum menentukan bacapres, meskipun masih terbuka kemungkinan mereka menjadi poros keempat yang mendukung bakapres dan bacawapres pada tahun 2024.
"Dinamika menjelang pendaftaran Pilpres 2024 ini akan semakin intens dan progresif, di mana koalisi partai politik dan bacapres masing-masing akan terus bergerak aktif untuk mendapatkan suara dan membuka peluang bagi usulan dari berbagai elemen mengenai posisi cawapres," kata Andriadi.
News Feed
Kebebasan Pers Global Merosot ke Titik Terendah dalam 25 Tahun
30 April 2026 22:14
TP PKK Sulsel Turun ke Sekolah, Edukasi Remaja Soal Risiko Sosial
30 April 2026 20:00
