Aliran Sesat Puang Nene di Bone, Pemkab Akan Lakukan Pembinaan
Aliran tersebut dibawa oleh Grento Walinono alias Puang Nene, dengan nama aliran Al-Mukarrama Al-Khaerat Mukminin Segitiga Emas Sunda Nusantara.
BONE, BUKAMATA - Aliran kepercayaan yang diduga sesat muncul di Dusun Pape, Desa Mattirowalie, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Informasi yang berhasil dihimpun, aliran tersebut dibawa oleh Grento Walinono alias Puang Nene, dengan nama aliran Al-Mukarrama Al-Khaerat Mukminin Segitiga Emas Sunda Nusantara.

Untuk pimpinan dari aliran sesat tersebut di Kabupaten Bone diketahui bernama Hasang alias Acang. Aliran itu diduga menyesatkan karena perintahnya kepada pengikutnya tidak diwajibkan melakukan Shalat Jumat. Selain itu, pengikutnya juga diwajibkan membayar iuran tahunan.
Aliran diduga sesat itu sudah dilaporkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bone, dan sudah mendapat tanggapan dari Ketua MUI Bone Prof. Dr. KH. Muh. Amir H.M. M. Ag
Dia mengatakan bahwa jika ajaran tersebut keluar dari syariat agama atau rukun Islam, maka tentunya harus diatasi segera. Jangan sampai menyebar dan menyesatkan lebih banyak lagi masyarakat kita.

"Kami berharap supaya aparat untuk ada yang pro aktif menelusuri itu ketika bertentangan dengan rukun Islam dan Iman yang kita yakini selama ini, maka harus segera diatasi sedini mungkin," tegasnya.
Sementara, Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, mengatakan, ini harus segera diselidiki dan diberikan pembinaan, jangan dibiarkan berkepanjangan.
"Disinilah peran para ulama kita yang harus segera turun tangan melakukan pembinaan. Apabila ini terbukti menyesatkan dan keluar dari syariat agama kita, maka ini harus segera di tertibkan," tegasnya. (*)
News Feed
Otto Hasibuan Hadiri Pengangkatan 238 Advokat PERADI di Makassar
29 Oktober 2026 14:50
Lima Gerai KDKMP Makassar Masuk Kategori Layak dengan Catatan, Apa Saja Kekurangannya?
29 Oktober 2026 13:15
Trump dan Obama Panaskan Persaingan Jelang Pemilu AS, Saling Serang di Panggung Kampanye
29 Oktober 2026 11:11
Berita Populer
29 Oktober 2026 11:11
29 Oktober 2026 09:34
29 Oktober 2026 13:15
29 Oktober 2026 11:01
29 Oktober 2026 10:53
