Innalillah, Bayi di Makassar Meninggal Diduga Akibat Salah Suntik
Dokter Bedah Anak RSUD Labuang Baji, dr Munawir Makkadafi, membantah dugaan salah suntik itu. Menurutnya, tidak ada aktivitas penyuntikan ke bayi AF.
MAKASSAR, BUKAMATA - Seorang bayi berusia satu bulan lebih 20 hari, meninggal dunia. Bayi itu menghembuskan napas terakhirnya diduga akibat salah suntik saat menjalani pertolongan medis di RSUD Labuang Baji, Makassar.

Akibatnya, bayi AF, asal Kabupaten Jeneponto itu pun kehilangan banyak darah hingga membuat nyawanya tak tertolong, Selasa, 28 Februari 2023.
Dalam video amatir, tampak bayi itu sudah mendapat pertolongan medis di RSUD Labuang Baji meski masih dalam keadaan belum sadar. Terdapat darah yang melumuri tangan kanannya. Darah itu pun telah diobati.
Informasi yang dihimpun awak media, bayi tersebut memang diduga meninggal akibat salah suntik.

Dokter Bedah Anak RSUD Labuang Baji, dr Munawir Makkadafi, membantah dugaan salah suntik itu. Menurutnya, tidak ada aktivitas penyuntikan ke bayi AF.
"Itu bukan salah suntik jadi memang posisinya pada bekas pengambilan sampel darah di rumah sakit sebelumnya (RS Pertiwi), itu yang berdarah dan itu kita hentikan," katanya.
"Kita udah beri penanganan awal pendarahan itu dan sudah berlangsung bagus lalu kita transfusi darah setelah itu. Saya pastikan bukan salah suntik karena gak ada suntikan masuk ke dalam," sambung dia kepada wartawan.
Sementara penyebab bayi itu meninggal karena adanya penyumbatan usus. Hal itu kemudian mengalami infeksi.
"Banyak. Untuk kasus dengan sumbatan usus karena sepsis atau infeksi yang masuk ke pembuluh darah. Artinya, kalau sudah begitu, tindakan kita harus menghentikan sumber infeksi itu dan itu dari sumbatan ususnya itu," pungkasnya.
Kini bayi malang itu telah diserahkan ke pihak keluarga. Selanjutnya pihak keluarga akan memakamkan bayi AF di Kabupaten Jeneponto. (*)
News Feed
Kapolres Dicopot, Santriwati Masih Trauma: Ponpes Sukoharjo Desak CCTV Dibuka
03 November 2026 21:51
Penyegaran Besar di Tubuh Polri, 224 Perwira Masuk Promosi dan Mutasi Setara
03 November 2026 20:29
KPK dan Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Kawal Anggaran hingga Pelayanan Publik
03 November 2026 19:19
Ketua TP PKK Sulsel Hadiri Launching Aksi Stop Stunting 2026, Sasar 3.060 Desa/Kelurahan
03 November 2026 19:12
