Pemilu 2024, Pengamat : Indonesia Butuh Pemimpin yang Merangkul Generasi Muda
"Tantangan Indonesia kedepannya pasca krisis, pasca pandemi, pasca resesi, yakni bagaimana soal geopolitik ke depan. Kita butuh sosok yang memang kompatibel untuk tantangan Indonesia ke depan apalagi 2030 itu akan memasuki bonus demografi. Kemampuan pemimpin untuk memimpin kepada generasi-generasi muda harus diutamakan," katanya kepada Bukamatanews di Makassar
MAKASSAR, BUKAMATA - Pengamat politik Ari Nurcahyo menyebut bahwa figur calon pemimpin negara harus bisa merangkul dan mengakomodir kebutuhan generasi muda Indonesia. Sebab, saat ini Indonesia sedang mempersiapkan diri menuju bonus demografi 2030.

"Tantangan Indonesia kedepannya pasca krisis, pasca pandemi, pasca resesi, yakni bagaimana soal geopolitik kedepan. Kita butuh sosok yang memang kompatibel untuk tantangan Indonesia ke depan apalagi 2030 itu akan memasuki bonus demografi. Kemampuan pemimpin untuk memimpin kepada generasi-generasi muda harus diutamakan," katanya kepada Bukamatanews di Makassar, Sabtu (14/1/2023).
Dia menegaskan bahwa figur calon pemimpin yang tepat bagi bangsa ini yakni sesuai dengan tune preferensi masyarakat. Menurut founder calegpedia ini, semua figur yang digembar-gemborkan saat ini adalah orang-orang yang berkompeten, namun di antara mereka harus ada yang bisa mewakili kebutuhan prinsipal bagi rakyat.
"Elektabilitas dari hasil survei merupakan diagnosa denyut nadi preferensi masyarakat terhadap figur calon pemimpin negara yang akan memimpin kedepannya. Memang tidak mudah, berbagai hal harus dikontemplasikan sehingga bertemu pada sosok yang memang betul-betul pas dibutuhkan masyarakat," ujar dia.
Sejauh ini, kata dia, Parpol memang harus sibuk menentukan kader yang tepat untuk maju menjadi pemimpin negara. Para elit politik harus memikirkan kepentingan masyarakat agar pemilih mau menjatuhkan pilihannya kepada figur yang digadang-gadang sebagai Capres maupun cawapres.
"Di Indonesia, kita punya mekanisme dari semua parpol yang bakal menyaring semua kader terbaik dari partainya yang memang betul-betul pas dengan tune preferensi pilihan masyarakat," pungkasnya.
News Feed
BPS Mulai Pendataan Door to Door, Wali Kota Makassar Jadi Responden Pertama
16 Juni 2026 15:28
DPR Setujui Naturalisasi Baker dan Vickery
16 Juni 2026 15:01
105 Orang Meninggal Dunia Akibat Penyakit DBD
16 Juni 2026 10:02
Berita Populer
16 Juni 2026 09:27
16 Juni 2026 10:02
16 Juni 2026 09:47
16 Juni 2026 09:21
16 Juni 2026 09:17
