Redaksi
Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 20:55

Didukung Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Rp16 Miliar, Jembatan Salujambu Segera Dilintasi Warga

Didukung Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Rp16 Miliar, Jembatan Salujambu Segera Dilintasi Warga

Pembangunan Jembatan Salujambu merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu pada tahun 2025 senilai Rp16 miliar.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Jembatan Salujambu yang berada di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, dan menghubungkan wilayah Kabupaten Luwu dengan Kabupaten Luwu Utara, menunjukkan progres signifikan dan tak lama lagi dapat dilintasi masyarakat.

Sebelumnya, kondisi infrastruktur penghubung di wilayah Salujambu belum mampu memberikan akses yang optimal bagi mobilitas masyarakat. Karena itu, pembangunan jembatan ini dapat memperlancar arus transportasi dan mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat di wilayah Luwu dan Luwu Utara.

Pembangunan Jembatan Salujambu merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu pada tahun 2025 senilai Rp16 miliar.

Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp13 miliar dialokasikan untuk pembangunan Jembatan Salujambu. Jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 70 meter dan lebar 4 meter tersebut kini dalam tahap perampungan pembangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, mengatakan hingga 30 Juli 2026, progres pembangunan Jembatan Salujambu terus berjalan.

"Jembatan penghubung dengan konstruksi beton bertulang sudah tuntas dan siap difungsikan," kata Ikhsan, Jumat (31/7/2026).

Sementara itu, untuk jembatan dengan konstruksi rangka baja, progres pembangunan rangka utama telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan tuntas pada 1 Agustus 2026.

Selanjutnya, pekerjaan pemasangan bondek dan pembesian plat ditargetkan selesai pada 11 Agustus 2026. Kemudian, pengecoran plat jembatan ditargetkan rampung pada 12 Agustus 2026.

Adapun pekerjaan pasangan batu dan timbunan oprit jembatan ditargetkan selesai pada 26 Agustus 2026. Tahap akhir berupa penyempurnaan dan pembersihan ditargetkan rampung pada 31 Agustus 2026.

“Jembatan ini dapat mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut,” jelasnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel berkat bantuan keuangan dari provinsi sehingga jembatan ini tidak lama lagi bisa difungsikan oleh masyarakat,” pungkas Ikhsan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemprov Sulsel