Redaksi
Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 14:41

Permukiman Padat di Tallo Dilalap Api, 50 Rumah Hangus dalam Hitungan Jam

Permukiman Padat di Tallo Dilalap Api, 50 Rumah Hangus dalam Hitungan Jam

Kebakaran hebat menghanguskan 50 rumah di Kelurahan Tallo, Makassar. Sebanyak 51 kepala keluarga terdampak, diduga akibat korsleting listrik.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Sultan Abdullah II, RT 04 dan RT 05, RW 04, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Jumat (31/7/2026) dini hari. Sedikitnya 50 rumah semi permanen dilaporkan hangus terbakar, sementara 51 kepala keluarga (KK) terdampak dan harus kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.47 WITA itu diduga dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Fadli Tahar, mengatakan tim gabungan bergerak cepat melakukan penanganan begitu menerima laporan kebakaran.

"Hasil pendataan sementara menunjukkan sekitar 50 unit rumah terdampak, terdiri dari 20 rumah di RT 04 dan 31 rumah di RT 05. Data ini masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai hasil asesmen di lapangan," ujar Fadli dalam keterangannya.

Selain kerusakan rumah, BPBD mencatat sedikitnya 51 kepala keluarga terdampak, masing-masing 20 KK di RT 04 dan 31 KK di RT 05. Sementara jumlah keseluruhan warga yang menjadi korban masih dalam proses pendataan.

Beruntung, hingga proses pemadaman selesai, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Makassar mengerahkan 50 unit armada pemadam. Operasi penanganan juga melibatkan personel BPBD Kota Makassar, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya guna mempercepat proses pemadaman dan evakuasi warga.

Pasca kebakaran, BPBD langsung melakukan asesmen kebutuhan mendesak bagi para penyintas. Sejumlah bantuan yang dibutuhkan meliputi terpal, tenda darurat, baby kit, family kit, first aid kit, selimut, pakaian, hingga perlengkapan kebutuhan dasar lainnya.

BPBD juga tengah menyiapkan langkah penanganan lanjutan berupa penyaluran bantuan logistik, penyediaan tempat pengungsian sementara, rehabilitasi dan rekonstruksi, serta layanan trauma healing apabila dibutuhkan oleh warga terdampak.

Pemerintah Kota Makassar memastikan proses pendataan kerusakan dan kebutuhan korban terus dilakukan agar seluruh bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Warga juga diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak memenuhi standar keamanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kebakaran tallo #Damkar Kota Makassar