Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Kamis, 01 Desember 2022 08:34

Ist
Ist

Peneliti Muda Icraf Pamerkan Hasil Tiga Bulan Inkubasi di Festival Walanae

Salah satu tujuan dari program IPML ini adalah menciptakan generasi muda yang punya kapasitas dan peduli terhadap isu perubahan iklim, ketahanan pangan, isu perempuan dan gender.

MAKASSAR, BUKAMATA - Program Inkubator Peneliti Muda Lanskap (IPML) yang dilaksanakan The International Centre for Research in Agroforestry (Icraf) atau World Agroforestry Indonesia, telah berlangsung sejak Bulan Juli 2022 lalu. Tiga bulan menjalani masa inkubasi, 38 peneliti muda yang tergabung dalam program tersebut akan memamerkan hasil temuan mereka di Festival Walanae atau Walanae Fest, yang digelar hari ini, di Nipah Mal Makassar, Kamis, 1 Desember 2022.

Ketua Walanae Fest, Muh Ali Hafid, mengatakan, para peneliti muda yang tergabung di program IPML ini akan memamerkan temuan mereka di 12 desa lokus sepanjang DAS Walanae, di Kabupaten Bone. Walanae Fest ini akan diisi oleh talkshow, yang menghadirkan para peneliti muda, yang akan bercerita tentang pengalamannya selama berada di lapangan, di 12 desa ini.

"Kami juga mengundang perwakilan dari 12 Desa ini, dari pemerintah setempat dan kelompok tani," kata Ali, yang didampingi para peneliti muda ICRAF lainnya, Rabu malam, 30 November 2022.

Di Walanae Fest tersebut juga akan menampilkan sejumlah komoditi unggulan dari 12 desa lokus. Adapula pameran foto, pemutaran film pendek, games, dan panggung ekspresi.

Sementara, Koordinator Project ICRAF, Muh Syahrir, mengatakan, Walanae Fest ini diselenggarakan agar hasil penelitian 38 peneliti muda ini mudah dicerna. Selama tiga bulan mereka diturunkan di 12 desa di sepanjang DAS Walanae, untuk melakukan penelitian terkait pengelolaan lahan dan perubahan iklim.

"Salah satu tujuan dari program IPML ini adalah menciptakan generasi muda yang punya kapasitas dan peduli terhadap isu perubahan iklim, ketahanan pangan, isu perempuan dan gender," terangnya. (*)

#Walanae Fest #ICRAF Indonesia #IPML #Peneliti muda