BUKAMATA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan komitmennya untuk berkantor di Ibu Kota Negara (IKN) sejak hari pertama IKN resmi jadi ibu kota baru.
OJK pun mengajak industri jasa keuangan seperti perbankan hingga asuransi untuk bersama-sama membangun sinergi di IKN.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar mengatakan, pihaknya beberapa kali menyambangi IKN.
"Kami tinjau IKN dan berkomitmen untuk berkantor di sana pada hari pertama IKN resmi jadi ibukota negara," katanya dalam puncak acara Bulan Inklusi Keuangan 2022 dilansir Bukamata dari Bisnis Indonesia, Senin (31/10/22).
Ia mengatakan, pada 2024 akan dirancang dan memulai proses pengembangan kantor baru OJK di IKN.
Sedangkan, menurutnya untuk sinergi dan kolaborasi antar industri jasa keuangan, ia pun berharap agar perbankan hingga perusahaan asuransi itu turut berkantor di IKN.
"Saya tidak berharap lain, kecuali semua industri jasa keuangan juga berkantor di IKN sejak hari pertama," katanya.
Ia mengatakan, IKN yang berlokasi di Pulau Kalimantan mempunyai potensi mendongkrak pertumbuhan industri jasa keuangan di Indonesia. Kalimantan mempunyai luas empat kali lipat daripada Pulau Jawa.
"Ketika mengandalkan Pulau Jawa saja pertumbuhannya sudah seperti sekarang, bayangkan kalau dikembangkan lagi di Kalimantan. Tapi, pertumbuhan besar itu tidak tercapai kalau tidak ada koordinasi," ujarnya.
Mahendra juga mengatakan, koordinasi antara regulator dan industri jasa keuangan diperlukan untuk meningkatkan inklusi keuangan.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, indeks inklusi keuangan di Indonesia mencapai 85,10 persen.
Lalu, indeks literasi keuangan mencapai 49,68 persen. Indeks inklusi keuangan Indonesia tahun ini naik 8,91 basis poin (bps) jika dibandingkan dengan SNLIK pada 2019 yang mencapai 76,19 persen. Sementara, indeks literasi keuangan Indonesia naik 11,65 bps jika dibandingkan SNLIK sebelumnya 38,03 persen.
Selain itu, koordinasi diperlukan agar industri jasa keuangan Indonesia siap menghadapi gejolak ekonomi global.
"Kita masuk ke grass root dan undang seluruh pihak agar bersinergi," katanya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Diskusi Ekonomi JMSI: OJK Dorong UMKM Perempuan Go Digital dan Waspadai Keuangan Ilegal
-
Dua Tersangka Korupsi CSR BI Belum Ditahan, MAKI akan Layangkan Somasi Kedua kepada KPK
-
Heboh! Tambang Batu Bara di IKN Rugikan Negara Rp5,7 Triliun
-
Modus Baru Judi Online, Dari Layanan Penukaran Uang Asing Hingga Transaksi Ekspor Impor Fiktif
-
Volume dan Transaksi QRIS di Sulsel Tumbuh Positif di Awal Tahun 2025