Pegawai Kejari Wajo Kena Luka Bakar Akibat Ledakan Tabung Oksigen Meninggal Dunia
Tabung oksigen itu memang sengaja berada di dalam kamar indekos Anugrah. Hal itu dikarenakan selama ini ia mengidap penyakit asma.
WAJO, BUKAMATA - Pegawai Kejari Wajo, Anugrah Zulfika, meninggal dunia usai menjalani perawatan medis setelah mengalami luka bakar lantaran tabung oksigen di indekosnya meledak. Kabar tersebut diungkap oleh penjaga indekos Anugrah, Haryadi.

"Korban sekarang sudah meninggal," kata Haryadi, Rabu, 26 Oktober 2022.
Dia mengaku tidak tahu pasti kapan Anugrah meninggal. Namun ia mendapat informasi itu pagi tadi.
"Tadi pagi juga baru ditahu bahwa meninggal," tambahnya.

Haryadi menambahkan, jenazah Anugrah telah dikembalikan ke kampung halamannya di Kabupaten Bone.
"Di rumah sakit (meninggal). Tidak tahu (di rumah sakit mana) karena dikasih tahu juga," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi telah menyelidiki penyebab ledakan yang melukai pegawai Kejari Wajo, Anugrah Zulfikar (22) di indekosnya. Penyebabnya akibat kebocoran tabung oksigen.
"Ledakan di Wajo itu ledakan disebabkan adanya tabung oksigen murni isi 8000 mililiter. Mungkin ada bocor sehingga gas itu keluar di ruang kedap udara, jadi terkumpul," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana, sebelumnya.
Tabung oksigen itu memang sengaja berada di dalam kamar indekos Anugrah. Hal itu dikarenakan selama ini ia mengidap penyakit asma.
"Informasi yang bersangkutan mengalami gangguan asma. Apabila ada gangguan asma itu (tabung oksigen) digunakan untuk dihisap," jelasnya.
Dalam foto yang diterima, Anugrah Zulfikah mengalami luka pada kulit wajah dan telah mendapat perawatan medis.
Polisi kini telah memasang garis pembatas di lokasi kejadian. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di sekitaran lokasi. (*)
News Feed
Wali Kota Munafri Sambut Baik Kolaborasi UI-Unhas, Perkuat Diplomasi Pelajar Hingga ASN
19 Oktober 2026 17:30
Pengurus KTNA Luwu Utara Dilantik, Bupati Andi Rahim Tantang Petani Terus Berinovasi
19 Oktober 2026 16:17
Wabup Maros Beri Peringatan Tegas, Camat yang Gagal Capai Target PBB Bakal Dievaluasi
19 Oktober 2026 14:50
Berita Populer
19 Oktober 2026 08:56
19 Oktober 2026 10:38
19 Oktober 2026 11:11
19 Oktober 2026 10:29
