Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Minggu, 16 Oktober 2022 19:06

Annar Sampetoding
Annar Sampetoding

Pengrusakan Rumah Litha Brent, Tokoh Adat Toraja Kecam Mafia Tanah

Kecaman tersebut mengalir sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama rumpun Toraja. Diduga aksi pengrusakan tersebut diakibatkan adanya sengketa lahan.

MAKASSAR, BUKAMATA - Tokoh adat Toraja, Annar Salahuddin Sampetoding, mengecam aksi pengrusakan rumah mantan Anggota DPD RI, Litha Brent. Kediaman pengusaha bus yang terletak di Jalab Gunung Merapi Makassar Sulsel itu rusak parah setelah diserang orang tak dikenal, kemarin, Sabtu, 15 Oktober 2022.

Kecaman tersebut mengalir sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama rumpun Toraja. Diduga aksi pengrusakan tersebut diakibatkan adanya sengketa lahan.

Annar Sampetoding mengecam tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan aksi premanisme sebagai bentuk teror kepada masyarakat. Mantan Ketua Pemuda Pancasila sulsel ini meminta kepada etnis tertentu untuk berhenti bermain mafia tanah di Sulsel

"Sudah banyak tanah adat dan tanah milik asli orang Sulsel diambil paksa dengan bekerja sama aparat tertentu dan aparat BPN," tegas Annar, Minggu, 16 Oktober 2022.

Ketua Keturunan Tomanurung ini menambahkan, masyarakat luas juga tahu kelompok- kelompok tersebut memakai kekuatan uang karena mereka yang menguasai semua sektor ekonomi di Sulsel, dengan membenturkan orang-orang suruhan dengan rakyat.

"Miris hati saya melihat kelakuan mereka ini para mafia tanah. Dulu zaman saya di Kadin Sulsel bersama Jusuf Kalla, semua masalah ekonomi, sosial, kita bisa kontrol dengan baik karena hubungan komunikasi pusat dan daerah dapat kita jembatani dengan baik," ungkap Annar.

Terkait kasus pengrusakan tersebut, ia pun berharap aparat kepolisian dapat bekerja dengan profesional untuk menyelesaikan kasus tersebut, dan segera menemukan pelakunya.

"Kita percaya aparat kepolisian dapat bekerja dengan maksimal dan profesional untuk mengungkap kasus tersebut," pungkas Ketua Dewan Ekonomi Indonesia Timur ini. (*)

#Litha Brent #Annar Sampetoding #mafia tanah #Pengrusakan rumah

Berita Populer