Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
Irto memastikan saat ini perseroan telah memasok kembali BBM bersubsidi untuk seluruh SPBU. "Kami pastikan stok nasional aman," ucapnya.
BUKAMATA - Pemerintah belum mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak Bersubsidi (1/9/2022) seperti diisukan sebelumnya. Padahal antrian di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) disejumlah daerah di Indonesia sudah mengular sejak Rabu (31/8/2022).
Selain itu Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar belum mengalami perubahan pada Kamis, 1 September 2022. Irto juga mengkalim bahwa pertamina memastikan stok nasional aman.
"Harga masih sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah," kata Irto saat dihubungi pada Kamis, 1 September.
Irto memastikan saat ini perseroan telah memasok kembali BBM bersubsidi untuk seluruh SPBU. "Kami pastikan stok nasional aman," ucapnya.
Kendati begitu, ia mengimbau masyarakat agar tidak panic buying dalam membeli BBM. Irto menjelaskan, antrean panjang semata-mata terjadi karena panic buying oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan saja.
"Diimbau kepada masyarakat untuk membeli BBM sesuai dengan kebutuhan," kata Irto.
Irto berpendapat, antrean konsumen BBM itu lebih disebabkan kekhawatiran terhadap rencana kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Ini lebih kekhawatiran masyarakat akan penyesuaian harga. Untuk stok di terminal kami pastikan mencukupi," ujar Irto.
Sementara itu, warga yang sudah antri di SPBU karena takut harga pertalite benar-benar naik merasa sudah tertipu lelucon pemerintah.
"Kena prank pertalite belum naik ygy," cuit akun @Burrbeeryyy pada Kamis (1/8) pagi.
Senada, akun @brospore juga merasa batalnya kenaikan harga Pertalite sebagai prank, terlebih bagi mereka yang sudah antre karena takut kehabisan.
"Kena prank dong yang tadi malem fomo antri ngisi pertalite," ujarnya
Diberitakan sebelumnya harga BBM bersubsidi disinyalir akan naik di rentang Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per liter. Adapun saat ini, harga Pertalite Rp 7.650 per liter dan Solar Rp 5.150 per liter. Artinya, kenaikan harga BBM itu bisa mencapai sekitar 39,21 persen.
Kabar kenaikan harga BBM membuat sejumlah masyarakat berbondong-bondong membeli bensin. Antrean mengular tampak di pelbagai SPBU pada Rabu sejak petang hingga dini hari (31/8/2022).
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
01 Februari 2026 20:42
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43