Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Selain itu teror Putus Hubungan Kerja (PHK) bi berisiko terjadi.
MAKASSAR,BUKAMATA -Efek domino pasca kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi bakal berdampak cukup besar bagi kehidupan masyarakat utamanya mereka yang masih masuk dalam kategori rentan miskin.
Berdasarkan data Bank dunia 45 persen masyarakat Indonesia masih berada dalam kategori rentan miskin. Artinya hampir 50 persen penduduk Indonesia masih sangat membutuhkan bantuan subsidi utamanya bahan bakar minyak dari Pemerintah.
Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute Achmad Nur Hidayat resiko yang paling signifikan dirasakan masyarakat pasca kenaikan harga BBM bersubsidi adalah lonjakan harga pangan dan berbagai kebutuhan lainnya. Selain itu teror Putus Hubungan Kerja (PHK) bi berisiko terjadi.
Achmad mengatakan, kenaikan harga berbagai harga komoditas kehidupan lainnya akhirnya akan menggerus daya beli masyarakat.
“Langkah pemerintah ini sungguh amat kejam di tengah kondisi masyarakat yang berada di bawah himpitan ekonomi yang sulit dan daya beli yang masih sangat rendah pemerintah dengan teganya justru menaikkan harga BBM,” tutur Achmad dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/9/2022).
Menurut dia, kenaikan BBM tersebut dilakukan pada waktu yang tidak tepat.
"Pabrik-pabrik juga akan keberatan menghadapi dampak dari kenaikan harga BBM ini," kata dia.
Achmad mengibaratkan masyarakat Indonesia sudah jatuh lalu tertimpa tangga. Belum usai derita akibat pandemi Covid-19, kini masyarakat menghadapi kenaikan harga BBM dan risiko lonjakan harga berbagai kebutuhan.
Kenaikan harga BBM itu problematis karena menurut Achmad dalam beberapa waktu terakhir harga minyak global turun. Lalu, pemerintah malah menggunakan APBN untuk proyek mercusuar seperti ibu kota negara (IKN) dan kereta cepat, bukannya untuk melindungi masyarakat.
"Bantalan sosial yang digelontorkan sebesar Rp 24,17 triliun tidak akan sebanding dengan tingkat risiko yang akan ditanggung atas kebijakan kenaikan BBM," ujar dia.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33