93 Warga Binaan Rutan Bantaeng Terima Remisi di Hari Kemerdekaan
17 Agustus 2026 15:47
Berbalut pakaian adat dan budaya Nusantara dari Sabang sampai Merauke, jajaran pimpinan dan pegawai BPOM mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat sekaligus semarak di hadiri pejabat lingkup BPOM
JAKARTA, BUKAMATANEWS — Ada suasana berbeda di halaman Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Jalan Percetakan Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Berbalut pakaian adat dan budaya Nusantara dari Sabang sampai Merauke, jajaran pimpinan dan pegawai BPOM mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat sekaligus semarak di hadiri pejabat lingkup BPOM
Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Taruna mengajak seluruh jajaran BPOM memaknai kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat integritas, profesionalisme, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menurut Taruna, perjuangan generasi saat ini memiliki medan yang berbeda dengan perjuangan para pendiri bangsa. Jika dahulu kemerdekaan diperjuangkan dengan pengorbanan jiwa dan raga, maka hari ini kemerdekaan harus diisi melalui kerja nyata, inovasi, pelayanan publik yang berkualitas, serta keberanian menjaga kepentingan masyarakat.

“Kemerdekaan harus kita isi dengan integritas. Bagi keluarga besar BPOM, bentuk pengabdian itu adalah memastikan obat dan makanan yang beredar aman, berkhasiat atau bermanfaat, bermutu, serta memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Taruna.
Dalam momentum HUT ke-81 RI tersebut, Taruna juga menyebut pencapaian BPOM sebagai WHO Listed Authority (WLA) sebagai salah satu persembahan institusi bagi Indonesia. Pengakuan internasional tersebut menjadi simbol bahwa kapasitas regulatori Indonesia semakin mendapatkan kepercayaan di tingkat global.
“Status WHO Listed Authority merupakan kado HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dari BPOM. Ini bukan hanya prestasi BPOM, tetapi prestasi Indonesia. Merah Putih semakin dipercaya dan diperhitungkan dalam sistem regulatori kesehatan dunia,” kata Taruna.
Taruna menegaskan, capaian WLA tidak boleh membuat jajaran BPOM berpuas diri. Pengakuan dunia justru membawa tanggung jawab yang semakin besar untuk mempertahankan standar, meningkatkan kualitas pengawasan, memperkuat inovasi regulasi, dan memastikan masyarakat menjadi penerima manfaat utama dari setiap kemajuan BPOM.
Suasana peringatan kemerdekaan di lingkungan BPOM juga berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Rangkaian HUT ke-81 RI diisi dengan berbagai perlombaan dan kegiatan rekreatif, mulai dari pertandingan bulu tangkis hingga permainan domino dengan peserta mengenakan daster. Berbagai kegiatan tersebut menghadirkan suasana santai dan penuh gelak tawa di tengah keluarga besar BPOM, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antarpegawai.
Kemeriahan perlombaan menjadi warna tersendiri dalam perayaan kemerdekaan. Di balik unsur hiburan, kegiatan tersebut membawa semangat persaudaraan, sportivitas, kekompakan, dan gotong royong yang menjadi bagian dari nilai-nilai kemerdekaan. Perayaan HUT RI pun tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga memperkuat solidaritas di lingkungan kerja.
Puncak peringatan terasa semakin istimewa karena hampir seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Warna-warni busana Nusantara menghadirkan gambaran keberagaman Indonesia dalam satu barisan. Dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua, keberagaman tersebut menyatu dalam semangat Merah Putih.
Bertindak sebagai Komandan Upacara, Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM, dr. William Adi Teja, MD., BMed., MMed. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pimpinan serta pegawai BPOM.
Bagi Taruna, keberagaman pakaian adat yang dikenakan jajaran BPOM bukan sekadar memeriahkan peringatan kemerdekaan. Keragaman itu merepresentasikan Indonesia yang besar dan majemuk, sekaligus mengingatkan bahwa pelayanan BPOM harus menjangkau seluruh masyarakat tanpa membedakan wilayah, suku, budaya maupun latar belakang.
“Dari Sabang sampai Merauke, kita berbeda pakaian adat, berbeda bahasa dan budaya, tetapi kita memiliki satu Merah Putih dan satu tanggung jawab: menjaga Indonesia. Dengan integritas dan kerja nyata, kita rawat kemerdekaan dan kita bawa Indonesia semakin dihormati dunia,” pungkas Taruna.
17 Agustus 2026 15:47
17 Agustus 2026 15:40
17 Agustus 2026 15:21
17 Agustus 2026 13:30
17 Agustus 2026 10:19
17 Agustus 2026 10:13
17 Agustus 2026 10:32
17 Agustus 2026 13:30
17 Agustus 2026 15:40